>>[FF EXO] Kris Jelek, My Love <<

Standar

Title : Kris Jelek, My Love

>>Main Cast :

- Shin Rinrin

- Kris EXO-M

- Byun Baekhyun

Other : You can find next in the story

Disclaimer : EXO belong to themselves, but Kris is mine~ *Ditimpuk exotics

Warning : Typo anywhere~ OOC maybe

Author : Ririn Cross (@RirinCross)

~Happy Reading~ ^^

Rinrin menatap layar televisi dengan bergetar. Ia amati sosok namja yang paling jangkung itu sambil melamun. “Kau, semakin tampan huh…”

Namja itu terlihat fasih berbahasa Inggris saat di wawancarai. Ia tersenyum sambil menjelaskan dengan masih dengan kefasihannya. “Jangan tersenyum seperti itu di depan banyak orang..” desis Rinrin. Ia memijat pelipisnya. Setelah ini ia pasti akan stress.

Gadis itu kemudian menyandarkan diri di sofa. Ia menerawang menatap langit-langit kamar.  “Semakin banyak yang mencintaimu. Bisakah aku bertahan?” bisiknya kemudian memejamkan mata perlahan.

~XXX~

“Mau kemana Kris hyung?” tanya Baekhyun saat ia melihat Kris menyambar jaket bepergiannya.

“Err.. Menemani Amber memilih sepatu..”  Baekhyun mengerutkan alisnya.

“Kau pergi dengan Amber?” Kris mengangguk.  Ia selesai memakai sepatu.

“Baekki, aku pergi dulu.” Pemuda itu segera melesat keluar dari dorm EXO.  Baekhyun menggeleng, ia melanjutkan membaca buku. EXO member yang lain sedang tidak di tempat, asrama sepi. Mereka sebagian pergi menemui kekasihnya, setelah jadwal konser SMTown INA kemarin. Sedangkan Baekhyun sang jomblo sejati, tentu saja tak mempunyai kegiatan lain.

“Baekhyun-ah..  Kau sendirian?” tanya Luhan. Pemuda itu baru muncul dari pintu. Baekhyun menatapnya sambil mengangguk.  Masih sibuk dengan sang buku.

Luhan kemudian berjalan mendekat, lalu mendudukkan dirinya di sofa. Ia terlihat lelah namun senang. “Bagaimana kabar Hyeon Hyo? Dia baik-baik saja?” tanya Baekhyun tanpa berpaling.

Luhan melirik Baekhyun, ia tersenyum manis. “Dia sehat~ Tapi dia sangat sibuk akhir-akhir ini.” Luhan termenung. “Kurasa, aku akan jarang bertemu dengannya,” bisiknya lesu.

“Kau harus semangat hyung!” Baekhyun menutup bukunya lalu menatap Luhan. “Kalian bisa luangkan waktu saat kalian tidak sibuk. Harus keep kontak!” Ia memberikan nasehat dengan berapi-api. Luhan hanya tersenyum dan mengangguk mantap. Ia pasti akan melakukan itu.

“Oh iya, tadi aku lihat Kris buru-buru. Apakah dia akan menjenguk Rinrin?”

Baekhyun terkejut. “Tidak. Eh, menjenguk? Memangnya Rinrin kenapa?”

“Kau tidak tahu? Rinrin sakit. Tadi kudengar dari Je Hwa saat kita double date.” Ceilah.. HunHan kencan aja bareng-bareng. O.o

“Aish jinja. Aku tidak tahu.” Baekhyun terlihat lesu.  Luhan mengangguk.

“He,em. Oh ya kau bilang Kris tidak menjenguk Rinrin. Lalu, dia kemana?”

“Dia bilang, ingin menemani Amber beli sepatu.”  Luhan terdiam.

~XXX~

Neon alka malka alka malka neomu yebbeun miina

               

Ringtone ‘Bonamana’ Super Junior terdengar dari ponsel itu. Rinrin sedikit membuka matanya. Kepalanya terasa berat, kesadarannya masih belum sempurna. Ia menggerayangi bantal, mencari ponsel whiteblue kesayangannya.  Setelah dapat langsung ia raih.

“Yeobosoyeo..” jawabnya dengan suara parau.

“Rin-ah, kau sakit? Suaramu?” Baekhyun di ujung sana langsung mengintimidasi.

“Baekki oppa..” desis Rinrin. “Ah aniya. Aku tidak apa-apa oppa.” Rinrin berusaha untuk sehat tapi nada bicara dan suara paraunya tak bisa dibohongi.

“Gotjimal! Kau di apartemen kan? Oppa akan kesana. Ara?”

Rinrin terbelalak. “Andwae oppa! Jangan kesini. Aku sehat, tenang saja.”

“Tapi kau terdengar sakit..”

Rinrin tersenyum. “Gwaenchana oppa.” Rinrin meyakinkan. Sejak dulu Baekhyun memang agak overprotektif mengenai kesehatannya. Dia oppa yang sangat baik.

“Baiklah. Tapi sekarang kembalilah istirahat.” Baekhyun akhirnya mengalah.

“Ne..” jawab Rinrin. Ia tersenyum. Tapi ada sesuatu yang ingin ia tanyakan. “Oppa.. Kau tau Kris jelek dimana? Sejak pulang dia belum memberiku kabar sama sekali.”

Baekhyun tak menjawab. “Oppa?” panggil Rinrin.

“Ah.. Kris hyung. Dia agak sibuk,” desis namja itu.

“Oh begitu..” Rinrin terlihat kecewa.

“Baiklah, istirahat yang banyak. Sesegera mungkin oppa akan menjengukmu. Kau tak boleh menolak lagi.” Rinrin mengangguk. Kemudian yeoja itu mematikan ponselnya. Menatap wallpaper ponselnya. Cho Kyuhyun – biasnya di Super Junior. #Jedaar

~XXX~

               

                Baekhyun mencoba menghubungi Kris. Sayang sekali ponselnya sama sekali tidak aktif.

“Aish jinja!” Pemuda itu terlihat frustasi. Luhan menatapnya heran. Baekhyun segera bangkit.

                “Kau mau kemana Baekhyun-ah!?” tanya Luhan. Ia lihat Baekhyun terburu-buru memakai jaket bepergiannya.

“Ke tempat f(x) sunbaenim..” bisik namja itu. Luhan tercengang.

“Kau serius?”

Baekhyun tak menjawab karena telah menghilang di balik pintu.

~XXX~

                Rinrin berjalan gontai ke depan televisi. Ia masih begitu berantakan, rambutnya terurai tak beraturan. Ia dudukkan diri di sofa. Sepi sekali apartemen ini. Aegy sepertinya telah pergi sejak tadi. Dia bilang hari ini ada kencan dengan Suho. Rinrin mendesah. Sepertinya keluarga Pappiyong-nya sedang asyik berkencan dengan pasangan masing-masing.

Ia hidupkan televisi. Infotainment, berita, semua di dominasi liputan SM Town Jakarta. Maklum, SM salah satu agensi seleb terbesar di Korea baru saja melakukan konser besar di negara Indonesia. Tentu saja itu sangat heboh.

Kris dan Amber terlihat sedang berduet. Ada Key juga sebenarnya, tapi ia tidak terliput. ‘Like A G6’, lagu-lagu khusus para rapper. Yo~

“Enak sekali Amber eonni bisa perform dengan Kris jelek..”  Rinrin menghela nafas. Ia ingat dulu isu Amber mencium Kris. Ataukah itu hanya bisik-bisik? Sudahlah. Itu adalah profesionalitas kerja. Apalagi mereka memang dekat. Untuk apa cemburu. Ingat Shin Rinrin, namjamu itu disukai banyak orang. Bahkan Rinrin tidak yakin, apakah Kris ingat padanya saat  itu. Seusai SMTown Jakarta namja itu sama sekali tak menghubunginya.

TING TONG

~XXX~

               

                “Baekhyun-ah..” pekik Victoria saat melihat Baekhyun tersenyum manis di depan dorm f(x). Maklum, dorm mereka memang tidak terlalu jauh. Hanya berbeda lantai saja.

“Annyeonghaseyo sunbaenim..”

“Masuklah..” Victoria dengan ceria menawari Baekhyun. Tapi namja itu menggeleng.

“Mianhamnida sunbaenim. Apakah Amber sunbaenim ada?” tanya Baekhyun canggung. Victoria menautkan alisnya. “Dia sedang nonton TV.. Kupanggilkan sebentar.”

Baekhyun ternganga. Amber disini. Lalu Kris dimana? Namja itu bilang mau menemani Amber. Lalu apa maksud semua ini. Mengapa Kris berbohong?

“Hello boy~” Salam Amber. Ia muncul dengan singlet dan celana boxer. Penampilan maskulin. “What’s up?” tanyanya.

Baekhyun langsung tersadar.

“Ehm Kris hyung. Kau tahu dia dimana sunbaenim?”

Amber mengernyit.

~XXX~

 

Dengan malas Rinrin menyeret langkahnya. Ia sama sekali tak bergairah. Apakah Aegy sudah pulang? Tumben sekali. Biasanya kalau dia pergi kencan dengan Myunpa bisa lupa waktu. Hey, lagi pula Aegy tahu kode apartemen ini, mengapa ia harus repot-repot memencet bel? Ataukah orang lain? Rinrin membuka pintu dorm perlahan.

“Mo..mon –Hemph”

Rinrin terkejut. Hampir dia berteriak namun pemuda dengan topeng Angry bird itu segera membekapnya. “Biarkan aku masuk Shin Rinrin..”

Rinrin mengangguk. Mereka masuk.

“Kris jelek.. apa yang kau lakukan!?” jerit Rinrin. Ia kesal. Hampir jantungan Rinrin tadi. Kris membuka topengnya, ia lalu tertawa lucu. Baru pertama kali ini ia melihat Rinrin terkejut.

“Kau lucu sekali.. Hahahaha…” Kris tertawa bahagia. Ia senang sekali bisa mengerjai Rinrin.

“Tidak lucu jelek!!” Rinrin mengerucutkan bibirnya. Ia kesal, Kris usil sekali padanya.

“Kau manis saat marah..” goda namja itu. Rinrin menggembungkan pipinya.

“Duduk. Kuambilkan minum..” Rinrin hendak beranjak ke dapur tapi ditahan Kris.

“Tanganmu panas.. Kau sakit” Kris langsung bangkit. Rinrin segera menepis tangan Kris. Tidak, jangan sampai Kris tahu dia sakit. “Aku sehat..” dusta Rinrin.

Kris menggenggam tangan Rinrin lagi. Suhu tubuh gadis itu berbeda dari biasanya. Kris lalu membalikkan tubuh Rinrin. Ia teliti setiap sudut wajah kekasihnya. Pucat. Ia lalu meletakkan punggung tangan di dahi Rinrin. Benar-benar panas. “Kau demam…”

“Gwaenchana..” bisik Rinrin.

“Apanya yang tidak apa-apa!” Kris menyentil lembut dahi Rinrin. “Kau berbaringlah lagi, aku akan masak sesuatu. Kau pasti belum makan kan?” Kris kini mulai cerewet. Rinrin tersenyum tipis. Dia tidak bisa menolak jika Kris sudah seperti ini.

“Oh iya.. aku punya banyak oleh-oleh untukmu.” Namja itu tersenyum sambil memamerkan sebuah bungkusan besar.

~XXX~

 

“Dia pasti sedang bertemu kekasihnya,” jawab Amber santai.

“Mwo?!” Baekhyun terkejut.

“He,em. Tadi dia kesini untuk mengambil oleh-oleh yang ia sempat selundupkan saat berbelanja di Indonesia kemarin,” bisik Amber.

“Jadi dia…” Baekhyun kehilangan kata-kata.  Mengapa Kris tidak katakan sejujurnya saja padanya.

“Sepertinya dia malu, makanya menitipkan oleh-oleh yang dia beli padaku.” Amber mendecak. “Sssh… kadang pemuda itu sulit dimengerti.”

Baekhyun sweatdrop. Kris. Malu? Karena itulah ia melakukan semua ini. Duizhang yang aneh.

~XXX~

 

Beberapa saat kemudian…

Semua masakan terhidang di meja. Hasil kerja keras duizhang. Kris memang tidak sehebat D.O atau Lay saat memasak, tapi ia bisa melakukannya.

“Sekarang makan dulu. Setelah itu minum obat,” ucap Kris. Rinrin menatap masakan itu. Ia lapar, tapi entah mengapa ia sedang tidak ingin makan. Sudah sejak tadi ia mencoba namun tetap saja rasanya hambar.

Rinrin menggeleng. “Aku tidak berselera dan sedang malas mengunyah..” tolaknya halus. Sedikit tidak enak. Tapi saat ini ia memang sedang tidak ingin makan.

“Makanlah Putri Tidur. Atau–“ Kris sengaja menghentikan ucapannya. Ia menyeringai kecil. “Kau ingin aku mengunyahkan makananmu?”

“Mwo?!” Rinrin melotot dan langsung mengambil sendoknya. Ia menggeleng kencang. “Aku bisa makan sendiri..” Rinrin kemudian menyendok nasi dan sayur itu. Mencoba melahapnya. Tidak buruk juga. Kris hanya tersenyum menatap Rinrin. Ia suka sekali melihatnya makan.

~XXX~

“Wah cantiknya…” Rinrin terlihat merentangkan busana warna merah itu.

“Namanya kebaya. Pakaian tradisional Indonesia,” jelas Kris. “Dan kau harus memakainya dengan ini..” Kris mengulurkan sebuah kain batik.

“Ini lucu..” Rinrin melihat motif batik sawung yang dibelikan Kris. Warna coklat lembut. Sudah berbentuk ‘tapian’ jarit.

“Kau suka?”  tanya Kris. Rinrin mengangguk. Wajahnya kini telah sedikit bercahaya. Kelihatannya ia mulai sehat.

“Ne. Aku akan coba memakai ini.” Rinrin terlihat antusisas. Ia segera meluncur ke kamarnya. Kris tersenyum. Ia senang Rinrin menyukai hadiah yang ia bawa.

Tak berapa lama kemudian gadis itu keluar. “Er.. bagaimana?”

Kris segera memalingkan wajah. Menatap lurus pada Rinrin. Ia tertegun sesaat. “Kris jelek.. bagaimana?” Rinrin terlihat sedikit malu.

“Cantik..” Blush. Kris langsung memalingkan wajahnya. Tidak ingin Rinrin tahu kalau ia terpesona.

“Benarkah? Ini agak susah untuk berjalan. Tapi bagus, akan kujadikan koleksi..” Rinrin tersenyum. Ia lalu kembali ke kamarnya. Berganti kostum.
~XXX~

 

“Terima kasih untuk hari ini,” bisik Rinrin. Ia tak menyangka Kris akan memberikan kejutan untuknya. Jahatnya tadi ia berpikir Kris mengabaikannya. Kris memang selalu berteka-teki.

“Tidak masalah,” balas Kris. Kemudian mereka menerawang menatap matahari tenggelam. Mereka ada di beranda apartemen Rinrin. “Sekarang lebih baik kau lanjutkan istirahatmu Putri Tidur.”

Rinrin menggeleng. “Aku masih ingin bersamamu.” Gadis itu memeluk Kris. Seolah tak ingin lepas. Tiba-tiba Rinrin menjadi manja. Kris mengusap pelan rambut Rinrin. Ia membalas pelukan kekasihnya, lebih lembut dan lebih hangat.

“Aku punya sesuatu lagi untukmu,” bisik Kris setelah mereka selesai berpelukan.

“Apa?” Rinrin mengerutkan alisnya penasaran.

“Perhatikan ini baik-baik~” Kris mengeluarkan sebuah sapu tangan. Rinrin mulai tertarik. Kris sepertinya mulai melakukan sulap. Seperti hobinya.

Namja itu kemudian memainkan tangannya dengan sapu tangan itu. Menggulung-gulungnya lalu menggenggamnya. Dengan sedikit mantra ia tiupkan pada genggaman tangannya. “Kau tahu apa yang ada di dalam ini?” Rinrin menggeleng. Sapu tangan? Atau? “Bukalah..”

Dengan sedikit ragu Rinrin membuka genggaman tangan namja itu. Tak ada sapu tangan. Hanya ada dua buah cincin pasangan disana. Cincin manis dengan motif ‘rafu’ alias ‘love’ jika digabungkan dan sebuah permata menjadi mata cincin itu.

“Cincin couple..” Rinrin membekap mulutnya.

“Satu untukmu satu untukku.” Kris lalu mengambil yang lebih kecil. “Mana jari manismu..” Sedikit bergetar Rinrin mengulurkan tangannya. Kris kemudian memasangkan cincin itu di jari manis tangan kiri Rinrin. “Manis sekali..”

Sekarang giliran Rinrin memasangkan cincin pasangannya untuk Kris. Gadis itu berhenti. Ia menatap Kris. Rinrin menggeleng. “Kau tak mau memasangkannya?” Kris mengernyit.

Rinrin kemudian melihat saku kemeja Kris. Ia lalu memasukkan cincin itu disana. “Simpanlah cincinmu di sini. Supaya ia lebih dekat di hatimu,” bisik Rinrin. Kris tersenyum. Ia kembali memeluk Rinrin erat. Tentunya Rinrin sudah mempertimbangkan ini. Jika Kris memakai cincin itu akan terjadi kehebohan besar, ia tak ingin mengambil resiko. Biar Kris memakai cincin dragon-nya saja, dan menyimpan cincin couplenya di saku dadanya. “Jangan sampai kau menghilangkannya~ karena hatiku tersimpan disana,” bisik Rinrin.

“Aku akan selalu menjaganya Putri Tidur.. Aku berjanji.” Kris mengeratkan pelukannya.

~XXX~

EPILOG

                “Kris jelek..”

“Hem?”

“Aku punya satu permintaan padamu..”

“Apa?”

“Ishhh.. Bisakah kau tidak terlalu banyak tebar  pesona pada orang lain?”

Kris melepaskan pelukannya dan menatap Rinrin.

“Mengapa begitu?”

Rinrin memutar kedua bola matanya. “Kau tahu. Di luar sana semakin banyak orang menyukaimu.”

Kris tertawa. Tawa yang manis. “Mereka mungkin terpesona karena ketampananku. Ini sudah takdir Putri Tidur…” bela Kris.

“Oh jadi begitu. Baiklah, terserah kau~” Rinrin segera beranjak dari tempat itu. Ia mengandeng Kris keluar. Kris hanya menurut.

“Kau marah?” Rinrin tak menjawab. Ia masih menggandeng Kris dan segera membuka pintu apartemennya.

“Silahkan. Anda bisa keluar dari sini dengan tenang Duizhang..” Rinrin kemudian masuk dan mengunci serta mengganti kode apartemennya dengan cepat.  Meninggalkan Kris terdiam tanpa kata di depan apartemen mungil itu.

“Ya! Shin Rinrin!! Kau mengusirku?!” teriak Kris dari luar setelah ia sadar.

“Bersenang-senanglah dengan yeoja-yeoja barumu~” teriak Rinrin dari dalam.

“Shin Rinrin!!!” teriak Kris.  “Baiklah, aku akan kurangi porsi tebar pesonaku. Tapi, jangan tinggalkan aku disini~” Kris terlihat frustasi.

Beberapa saat kemudian pintu apartemen terbuka. “Benarkah jelek?” tanya Rinrin.

“Aku akan mencoba.. Kau bisa percaya padaku..” Kris mengatakannya dengan lantang. Rinrin tertawa.

“Kalau begitu kau boleh masuk.” Rinrin tersenyum. Pintu hatinya terbuka lebih lebar. Ia takkan membiarkan prasangka buruk melingkupinya. Kris. Ia percaya pada namja itu.

_FINISH_

 

Selesaiiii >.<

Akhirnya~~ FF K-Rin terbaru~

Please coment ya.. jangan jadi silent reader.. Supaya author tambah semangat bikin FF EXO yang lain.. gomawo bagi yang bersedia meninggalkan RCL (Read, Coment, n likenya). Author doakan semoga kalian cepet ketemu bias masing-masing. Amin.. ^^ *bow with Kris*

About these ads

42 responses »

  1. *cengo ala d.o* O________________O
    itukah sang naga kris? *plak
    kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!! manis pake bgt!!!!!!!!!!
    huahahhahhaha XXDXD
    cie~ cie~ ternyata Krin sudah tunangan secara tidak langsung nih ye???? *duak*
    hahahhah XDXD suka pke bgt!!!! imut bgt kya aegy *lho?*
    ditunggu part lainnya~ jadi pengen mesra-mesraan sama suho *ngek*

    • iyaa.. itu si naga kris jelek -_-
      aku tak menyangka dia bisa seperti itu >//<
      jangan teriak2 =.= *tutup kuping
      what?! tunangan!?
      itu kan couple ring aja -_- *dor
      kris jelek memang imut disini :3 hoho *elus2 duizhang
      kau buatlah HoAe~ hahaha, Aegy kan lagi kencan tuh sama myunpa :P
      lupa waktu lagi HoAe kalau udah kencan XD

      • bhuhahhah XD sering-seringlah kalian seperti ini~ *sodorin bunga*
        kekeke! tak ape~ tunangan juga gpp~ jadikan sang naga kris sebagai milik shin rinrin *ngek*
        hoho~ aku lagi ga mood buat hoae *dusta*
        tar lah kapan-kapan aku buat :P

      • *terima bunga
        iyaaa… sepertinya idemu bagus bgt aegy T.T
        kris jelek itu paten milik shin rinrin :*
        kau jga harus patenkan hoae,, ini masa2 kritis exofans >.<
        okee.. kutunggu hoaemu :P keke

      • ya kan??? aku juga mau hak milik suho tapi dia belom kaya,, jadi aku tunda dulu *duar*
        kau harus cepat nikah!!! *dorong krin ke KUA*
        iyaa,, krn makin banyak yg akan mencari tahu tentang EXO, semoga ga ada yg suka suho *ngek*
        sippp~ sippp~ hahhaha :D

      • dia udah kaya -____- kalau kau ga segera resmikan dia bisa bangkrut di porotin sama member exo yg lain keke
        aku masih mau kuliah -_-
        buru2 bgt nikahnya~~
        pasti nnti ujung2nya pada suka suho karena manis.. leader yg baik hati,, ehm apalgi yaaa XD *plak
        smoga mrka bosen sma kris jelek -_- *jedaaar

      • masih kurang kaya *doeng*
        gpplah,, amal dikit sama anak-anak *ngek*
        hoho~ kan hanya Krin yg nikah,, fufuuf :3
        aniyo!!! suho itu pabo! dia juga pendek! ga ada yg suka! *digeplak
        klo tiang listrik mah ga yakin deh :P

  2. Uwoooo~ a~yo whassup kkk~
    *dijitak Kris cakep
    so sweet banget Rin~ah,, bunda sampe senyum2 gaje bonus blushing juga deh kayak.a baca ff mu~
    Aigooo~ suka banget,, K-Rin maniiiiiiss >,<
    *sentil idung Rin
    Gak nyangka Kris cakep bisa seromantis itu fufufu~
    ah,, ini emang masa2 sulit Rin,, semakin banyak yg menyukai mereka:(
    *lirik Sehun
    Really really naisseu ff Rin,, keep writing;)

    • dia terlalu keren bunda T.T
      hueee… jangan begitu… rin malu ini jadinya >//<
      rin jga ga tau.. kok disini mereka bisa so sweet gtu yah?? ckck -_- *dijitak kris jelek
      ne bunda.. ini masa2 sulit kita :'(
      bunda yang sabar jga ya dengan sehun~
      gomawo bunda :*
      hwaiting!! demi kris jelek ^^ hehe

  3. aigo aigo K-Rin emang pasangan yang T.O.P B.G.T dehhhh :D
    sikapnya nyatu,, kecemburuan Rinrin dibalas sama lembutnya sikap Kris, cocok banget :D
    _^

    emang sih eon di Press itu namja eoni sedikit menggoda >.< #digigit Siluman Kucing
    uda deh pokoknya K-Rin yang terbaik!!!
    daaaaaaaaaaaan Baekhyun betah amat ngejomblo ya, kasihan -____-
    okedeh nice ff thoer ^_^
    kalo ada ff EXO lagi kasih tau ya eon ;)

    • gomawoo saengieeee…. jadi sedikit lebih tenang >.< *jedarrr
      iyaa.. kris kan tumben2 dia lembut gtu :3
      ini saeng icha kah?? O.o
      makanya itu… gara2 pada liat conpress pada tergoda dengan Kris jelek T.T hueeee
      baekhyun jomblo abadi *ditendang
      dia masih belum ketemu jodoh (?) aja.. kita doa bareng2 untuk baekki oppa aja ya saeng :)
      gomawoo lagi.. semangatmu membuat unn bangkit T.T
      iyaaa saeng… pasti unn kasih tau kalau ada ff exo baru :)

  4. baru nemu ini blog & ternyata komplit banget isinya. info ttg exo yg aku cari ada disini semua.. suka deh :)

    ff-nya bagus bangettt. makin terpesona ama kris gege. sweet banget si namja miskin ekspresi itu disini >///< *dijitak baekki* fufufu..
    semangat bikin ff yang lainnya yaa.. terutama kris gege, kekekeke~

    • gomawo udah mampir di blog ini ya say :D
      namja miskin ekspresi??? *ngakak guling2 *dipelototin kris
      dia memang bsa bikin orang kesengsem XD
      makasih ya untuk semangatnya..akan kulanjut ^^
      sering2 main ya ^^

      • abis pas pertama tau kris gege keliatannya dia cuma punya satu ekspresi aja. miskin banget ekspresi yang dia punya, fufufufu xDD
        tapi itu duluu. pas belom tau dia yg sebenernya. pas udah tau, in love dehh with himm >.<

        psstt.. banyakin bikin ff kris gege yaa :p

      • bener jga sih~ wkwkwk
        dulu kris dingin bgt ga pernah senyum XD
        tpi skrg dia manis O.o
        dia mmg bisa buat suka krna ekspresinya yg sekrang macem2 (?)
        pasti ^^
        tenang aja… ff tentang kris akan byk :3

  5. Wahaha, aku telat bacanya–”
    seru thor!
    So sweet tapi ga lebay (?)
    and, lucu itu, si kris dipanggil ‘jelek’ hak,hakxD
    bikin lagi ya thor K-Rin story yg lain, joha ^_^
    semangat!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s