>>[FF EXO] Diamond House Part 5 : “Forever Love” – ENDING<<

Standar

Tittle : Diamond House (Adventure in China)

Author : Aegyoppa & Ririn Cross

Main cast: Find next in the story ^^

Warning : Author POV inside, Any trouble, Typos and other~

Disclaimer : Oppadeul EXO are themselves, but this story is own…

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Action, little Comedy

Rated :  T+ 

FF Terkait :

>>My Beloved Brother, Luhan Hyung<<

>>Confession<<

 >>Happy Black Day<<

Link FF Part Sebelumnya :

Part 1 

>>Diamond House Part 1<<

Part 2

>>Diamond House Part 2<<

Part 3 

>>Diamond House Part 3<<

Part 4

>>Diamond House Part 4<<

 

~XXX~

Kris menahan tubuh Rinrin. Apa yang akan dilakukan namja ini? Rinrin dapat merasakan aroma peppermint dari tubuh Kris. Wajah tampan namja itu terus mendekat. Jantung Rinrin berdebar lebih keras dari biasanya. Tangannya meronta namun dikunci oleh namja itu, begitupula tubuhnya yang memang telah dihimpit ke pintu.

Sedangkan Aegy dan Suho yang sembunyi di balik tiang tampak shock.

“A..apa yang sedang mereka lakukan?!” desis Suho. Matanya melotot hampir keluar.

“Oppa! Pinjam ponselmu!”

“Eh?!”

“Cepat!!”

Suho segera mencari ponsel di kantongnya dan ia memberikan pada Aegy yang bergerak cepat menyambarnya.

Wajah mereka semakin dekat. Rinrin sudah menyerah, ia tak lagi meronta. Tangannya bertaut dengan tangan Kris. Tanpa mereka ketahui, Aegy dengan kelihaian wartawan dadakannya mengabadikan moment yang tidak tepat itu. Tapi belum sempat mereka bersentuhan, seseorang mengganggu kegiatan mereka itu.

Apa yang kalian lakukan di situ!?” terdengar suara seorang pria dalam bahasa China. Kris segera berbalik.

Aegy menggerutu. Ia belum mengambil jepretan yang paling klimaks! Mafia penganggu! Ia merutuki di balik persembunyian dengan Suho yang menahannya agar tidak menghajar mafia itu.

Kami sedang bercumbu, kau tidak lihat?

Mafia itu tercekat. “Tapi tuan, lebih baik lakukan’ itu’ di kamar yang telah disediakan saja…

Bukan urusanmu…” jawab Kris dingin. Pria itu hanya menggeleng.

Baiklah.. teruskan saja..” Ia lalu meninggalkan tempat itu sambil mendecak.   

Ide gila Kris benar-benar berhasil. Ia kemudian berbalik setelah memastikan pria tadi benar-benar tidak akan kembali.

Eh?? Dimana Rinrin? Pintu itu telah terbuka. Yeoja itu menghilang.

Kris tampak kebingungan. Sedangkan Suho dan Aegy masih terdiam di tempat.

 

~XXX~

 

“Aigo… Apa yang kupikirkan tadi, tidak mungkin Kris mau menciumku…” gerutu Rinrin sambil terus berjalan menyusuri tempat gelap itu. Ya, tadi memang hanya kamuflase untuk meloloskan diri. Tapi kenapa ia tidak rela ya bahwa itu hanya kamuflase?

Shin Rin Rin babo. Tidak mungkin kan melakukan ciuman pertama di tempat gila itu. Rinrin langsung bergidik ngeri, tapi tanpa ia sadari ada orang yang mengawasinya dari belakang.

Rinrin terus berjalan, ia benar-benar malu masih sangat malu dengan kejadian tadi.

Namun tiba-tiba ada seseorang yang menariknya.

Hey, nona cantik. Kau mau kabur?” Pria itu menangkap tangan Rinrin.

Rinrin terdiam. “Sebelum kau kabur, lebih baik bersenang-senang denganku…” Bau alkohol, dan Rinrin sangat benci ini.

Dengan refleks yang cepat gadis itu melayangkan tendangannya pada rusuk pria itu. Pria itu malah memelintir tangan Rinrin. Yeoja itu merintih tapi ia segera memukul tengkuk pria itu. Ternyata ia tak sendirian. Tiba-tiba ada yang merangkul Rinrin dari belakang. Bau alkohol juga.

Rinrin segera menyodokkan tangan ke belakang menghalau pria lainnya. Ternyata ada 4 pria yang sedang mabuk hendak menyerangnya. “Sial,” desis yeoja itu. Ia sudah ribet dengan baju ini terlebih sepatunya. Mengapa harus menghadapi orang-orang tak jelas ini.

Tiba-tiba seorang namja menarik tangan Rinrin. “Menyentuhnya, kalian mati…” geram sosok itu.

“Kris?”

Namja itu yang ternyata adalah Kris langsung menghajar para mafia pemabuk itu dengan sekali serang. Mereka semua langsung tak berdaya. Tapi tanpa mereka sadari salah satu dari pria itu memanggil gerombolannya. Kini banyak pria yang datang mengepung Kris dan Rinrin.

~XXX~

“Mereka berdua aneh sekali…” desis Aegy masih memikirkan sepupunya dan namjanya itu.

“Sudahlah Aegy-ah… Ayo kita pergi…” Suho tersenyum dan segera menggandeng yeojanya tapi ternyata di pintu belakang dikepung banyak mafia.

“Gawat!!” desis Suho.

Kejar mereka!” seru orang-orang itu yang ternyata telah menangkap sosok Suho yang tadi mengintip di balik pintu.

“Ada apa Suho oppa?” tanya Aegy khawatir.

“Mereka banyak sekali diluar, pintu ini sudah tidak aman…” jelas Suho. Mereka kemudian mengambil jalan memutar. Dengan terpaksa mereka lari ke sudut lain dari bangunan ini.

Sambil menggenggam tangan Aegy, tangan Suho yang bebas lainnya sibuk mencari kontak di ponselnya.

“Kris… Kau dimana? Rinrin?”

“Aku bersamanya, tapi kami dikepung…”

“Hati-hati…” pesan Suho.

“Kau juga… Ada banyak mafia di luar sini, lebih baik gunakan pintu samping, Luhan menunggu disana…”

Suho mengiyakan lalu segera mengakhiri panggilan.

“Oppa kenapa? Bagaimana dengan Rinrin?” tanya Aegy masih sambil berlari.

“Mereka dikepung..”

Aegy terdiam. “Oppa.. kita harus membantu mereka..”

“Ya! Tapi kita juga dikejar Aegy!” Terdengar langkah yang lebih kuat di belakang mereka.

“Tapi…?”

Itu mereka!” Muncullah tiga pria di hadapan Suho dan Aegy.

“Sial..” desis Suho.

Hey! Kau mau membawa lari gadis itu?!”

Suho mendecak. Ia tak mengerti sama sekali, ia memang payah dalam bahasa Mandarin. “Oppa.. mereka memarahimu…” Aegy menggenggam tangan Suho lebih kuat.

“Tenang saja…”

“Kembalikan atau kau akan mati!”

Genggaman Aegy pada Suho makin kuat karena ucapan mafia itu. Aegy tak akan rela jika Suho oppanya dilukai.

“Aegy.. Mundurlah sebentar…” Suho tersenyum pada yeoja itu.

“Oppa.. Mereka akan membunuhmu…” desis Aegy,  ia takut sekali.

“Tenang saja.. Serahkan semua padaku…”

“Bukankah kau tak bisa berkelahi oppa?”

GUBRAK

Suho hampir terjatuh. Kenapa malah yeojachingunya membuatnya putus harapan. Dia memang tak bisa berkelahi, tapi ia akan berusaha melindungi Aegy apapun yang terjadi.

“Tapi aku percaya padamu…” Akhirnya Aegy melepaskan genggamanya. “Kau lebih kuat dari mereka.. Suho oppa itu kuat..” Suho mulai bersemangat kembali. Ia akan berusaha! Dan ia pasti akan menang.

“Pasti.. Akan aku bereskan mereka segera..” ucap Suho sambil melakukan wink pada Aegy. Aegy tersenyum.

Ketiga pria itu menyerang Suho tanpa aba-aba. Suho yang memang tak pintar berkelahi mencoba memanfaatkan peluang dan akalnya. Ia menghindar dari pukulan salah satu pria itu dan justru pukulan dari pria itu mengenai rekannya. Hebat sekali bukan?

Ia arahkan tendangan pada titik vital pria yang lainnya. Dua roboh, dan tinggal satu yang masih bertahan. Suho mencoba memukul pria itu tapi ternyata pria itu juga cukup gesit padahal badannya gempal. Kalau dibanding dengan tubuh kecilnya, Suho sudah seperti semut. Tapi Suho tak menyerah.

“Hwaiting oppa!!” teriak Aegy. Tiba-tiba energi Suho seperti terisi kembali. Teriakan Aegy membuat tubuhnya ringan seperti Super Seiya.

Suho mengamati sekeliling. Ia menemukan suatu titik yang akan membantunya memenangkan pertempuran ini. Oke.. sekarang waktunya memanfaatkan kekuatan elemen air miliknya.

Leader Suho siap!

Dan byur… Suho menendang pria yang tak seimbang saat berdiri itu hingga jatuh ke kolam. Kebetulan di samping mereka berdiri ada kolam renang.

“Beres…”

“Waaa.. oppa kau hebat!” teriak Aegy senang. Ia langsung memeluk Suho karena sangat bahagia.

“Suho hyung, Aegy!! Ayo cepat!!” teriak Baekhyun tiba-tiba mengganggu acara peluk-pelukan HoAe. Ada Lay di sampingnya. mereka ternyata menyiapkan jalan keluar.

~XXX~

Pos 1

Sehun dan Je Hwa yang ternyata ikut dalam misi langsung melumpuhkan beberapa musuh yang melewati posnya, di pos pertama. Je Hwa memakai tongkat pemukulnya. Setidaknya ia bisa ikut membantu dengan tongkat baseball yang ia ambil di tengah jalan tadi. Sementara itu Sehun ternyata mempunyai kemampuan berkelahi yang lumayan. Ia dapat melumpuhkan dua pria dalam sekali tendang.

Namun tanpa Je Hwa ketahui ada seseorang yang hampir menyerangnya dari belakang. Sehun yang mengetahuinya langsung berlari cepat menendang pria itu. “Jangan sentuh kekasihku!! Kau akan mati kalau sampai menggoresnya sedikitpun!” Sehun marah. Ia langsung meminta Je Hwa berdiri di belakangnya.

Mafia itu kian bertambah dan mengepung Sehun.

“Noona… Percayalah padaku…”

“Sehun-ah.. Tapi mereka banyak…” balas Je Hwa. Ia khawatir.

“Aku akan melindungimu noona.. Walau apapun yang terjadi…” bisik namja itu. Je Hwa yang tadi khawatir kini tersenyum mendengar pernyataan Sehun. Sehun pasti akan menang. Je Hwa segera mengangguk dan menuruti perkataan kekasihnya itu.

Baiklah paman-paman brengsek… Lebih baik mundur atau mati?” ujar Sehun dalam bahasa China. Ternyata Sehun bisa berbahasa China, tentu saja, Luhan hyung tersayang yang mengajarinya. Fufufu

Oke.. Magnae Devil ksatria evil dari SMent kita akan beraksi.

Dengan sekali tendang, masih sama seperti tadi, ia langsung bisa merobohkan dua mafia. Ia pun memanfaatkan gerakan memutar dan menyepaki kaki para mafia itu. Satu lingkaran pun roboh. Je Hwa sangat takjub melihat kemahiran Sehun. Darimana kekasihnya itu belajar berkelahi? Bukankah Sehun itu anak yang cengeng dan manja?

Greppp…. Ada seseorang yang menyentuh Je Hwa…

“Kyaaa…” teriak Je Hwa karena ia tak bisa lepaskan tarikan dari pria itu. Sehun datang dan merobohkannya tanpa ampun. “Sudah kuperingatkan! Jangan sentuh kekasihku!

Sehun benar-benar marah. Kini semua musuhnya harus berhati-hati. Tak berapa lama namja itu berkelahi. Semua mafia yang ada di pos 1 pun tumbang.

Pos 2

Dio dengan otaknya yang cerdas, memancing gerombolan mafia bodoh itu pada jebakan yang telah di buat Chen.

“Chen.. kau sudah siap?” telepon Dio.

“Sip!” balas Chen di ujung sambungan.

“Baiklah.. Sebentar lagi mereka datang!”

Kemudian saat itu ada sekitar 10 mafia tepat berdiri kebingungan mencari kemana larinya Dio. Dio memang senagaja memancing orang-orang bodoh itu untuk datang.

Salah satu dari mafia itu mulai melangkah maju tepat ke jebakan yang dimaksud.

“3…2…1” Dio menghitung mundur.

BRUKKK

Akhirnya orang-orang itu masuk dalam lubang itu saking bodohnya. Chen dan Dio langsung berhigfive, misi mereka di pos 2 berhasil.

~XXX~

“Kakak… kami datang…” Tiba-tiba sekelompok anak muda tampan masuk dalam kerumunan dimana Kris dan Rinrin dikepung.

Chan Yeol segera membidikkan katapelnya pada orang-orang itu. Xiumin yang ternyata bisa berkelahi langsung melayangkan pukulan pada musuhnya.

Rinrin senang melihat banyak yang membantu mereka. Namun ia tak fokus dan hampir saja ada seseorang yang berhasil menariknya.

BUKK

“Kakak ipar… Gwaenchana?” tanya Tao yang ternyata menolongnya.

“Tao??”

“Ne kakak ipar… Kau disini saja. Aku akan membereskan mereka semua… Aku juga tak mau melihat Kak Kris seperti orang gila lagi…”

Rinrin tertegun melihat Tao yang kini fokus pada pertarungannya. Sepertinya perlahan Rinrin mulai menyukai Tao. Dia dongsaeng yang baik hati. Pantas saja Kris memanjakannya, jadi untuk apa dia cemburu pada namja ini? Yeoja itu kemudian tersenyum. “Berjuanglah adik ipar!!” teriaknya. Membuat Tao yang sedang fokus menatapnya. “Pasti kakak ipar!”

Kris yang melihat Rinrin sepertinya mulai menyukai Tao hanya tersenyum.

Ponsel Kris bergetar. Ia segera membuka pesan itu.

“Kita segera ke garis depan!” perintah Kris tiba-tiba setelah ia membacanya, pesan dari Luhan. Anak-anak EXO langsung mengangguk.

~XXX~

Luhan di pintu samping sedang menunggu yang lain bersama Kai. Ia telah mengirim pesan pada semua titik agar berkumpul. Mereka telah menyiapkan kejutan paling besar untuk para mafia itu. Tak berapa lama, Luhan melihat Suho, Aegy, Baekhyun, dan Lay keluar dari pintu samping. Kemudian dari arah belakang muncullah Kris, Rinrin, Chanyeol, Xiumin, dan Tao. Sedangkan dari sisi barat dan Timur bergabunglah Dio serta Chen, lalu Sehun dan Je Hwa.

“Saeng.. kalian tak apa-apa?” tanya Je Hwa pada Rinrin dan Aegy yang ternyata dalam keadaan sehat wal’afiat.

“Eonnie. Tentu saja kami selamat…” balas Aegy.

“Dan kami baik-baik saja…” tambah Rinrin sambil tersenyum dan mengacungkan ibu jarinya.

“Baiklah.. kita ke garis depan!” perintah Luhan. Ia bahagia melihat dua dongsaengnya selamat. Sekarang rencana berikutnya.

“Ayo!!”

Semua member EXO dan ketiga yeoja itu berdiri di depan Diamond House. Dari rumah itu para mafia langsung keluar. Mereka sepertinya marah.

Siapa kalian? Beraninya membuat ulah di tempat kami?!” umpat bos mafia itu.

Kami datang untuk menjemput adik kami!!” balas Luhan sengit.

Mereka telah menjadi hak di tempat ini! Kalian tak bisa seenaknya mengambilnya!” balasnya.

Hak kalian?” Kris tersenyum sinis, pandangan matanya tajam  tepat pada bos mafia itu. “Aku telah membayar sesuai dengan perjanjian… Selain itn, menjemput kekasih sendiri apa salahnya?” Kris segera menarik Rinrin dan merangkulnya. Bos mafia itu mendecih kesal. Sedangkan Rinrin kini wajahnya semerah tomat. Ini membuatnya malu.

“Aku juga menjemput kekasihku sendiri kok,” gumam Suho lalu hendak menarik Aegy.

“Kenapa kau menarikku hyung?” =.= Dio terkejut tiba-tiba tangannya disentuh Suho, ia memang tepat berdiri di samping Suho.

“Ya! Kenapa kau yang disini Dio? Sepertinya tadi Aegy yang disini?”

“Aegy-ah ada di depan… Masa kau tak sadar..” =.=

Suho menebarkan pandangan, ternyata Aegy memang ada di barisan depan. Leader Suho, gagal untuk romantis-romantisan lagi. *Poor Suho lol 

Hey kalian berdua! Kembalilah!!” teriak wanita jalang itu geram. Ia tak peduli, ia tak ingin rugi dengan kehilangan dua putri Korea yang bisa menaikkan peluang bisnisnya.

Rinrin dan Aegy yang memang sangat-sangat membenci wanita itu terlihat kesal.

Rinrin maju dan memberikan thumbs down. “Wo bu xiang! (Tidak mau)”

“Jiang bu zai! (Tidak akan lagi!)” balas Aegy sambil tersenyum meremehkan. Kemudian dua yeoja itu saling tersenyum. “Zaijian… (Selamat tinggal…)” ucap keduanya kompak.

Luhan memberikan kode pada Kai. Kai yang mengerti segera mengangguk. Ini saatnya ia beraksi… fufufu

Kai mengeluarkan sebuah benda. Ia melemparkan benda itu pada kelompok mafia-mafia ternyata. Ternyata itu adalah bom asap.

Sedangkan Kris ia telah memberikan masker pada Rinrin, semua member EXO telah memakainya masing-masing, Suho segera mendekati Aegy dan memasangkan masker pada kekasihnya itu.

Kemudian Luhan segera menggunakan headsetnya.

Muncullah sekumpulan polisi siap dengan seragam dan senjata mereka, mereka akan membekuk para mafia itu.

Buzhuo! (Tangkap)” teriak Luhan dengan lantang.

Segera polisi-polisi itu menangkap penjahat-penjatah itu.

Luhan kemudian berbalik menatap EXO member yang terlihat takjub.

“Beres.. Semuanya selesai..”

 

~XXX~

Di Perjalanan Menuju Van

“Jadi Lulu oppa anak kepala polisi?” Rinrin terlihat antusias.

“Kerennnn sekaliiii!!!” sorak Aegy.

Luhan hanya tersenyum malu-malu. “Ah.. Biasa saja..”

Sedangkan Kris dan Suho hanya bisa menghela nafas melihat tingkah kekasih mereka. Mereka kalah saing dengan Luhan. =.= kekeke

Aegy kemudian menatap Rinrin.

Woah Ri-ah… Tadi itu kau bicara Mandarin kan? Sejak kapan kau bisa bahasa China?”

“Ya! Kau menghinaku lagi Aegy? Sedikit banyak aku juga tahu kata-kata dasar, Kris orang China, memalukan kalau aku sebagai yeojachingunya tak bisa mengikuti…” =.=

“Ya… siapa tahu~ untung Myunnie oppa orang Korea…” =.=

“Memangnya kenapa kalau Kris orang China? Setidaknya dia tampan dan sangat tinggi~” =.=

“Ya! Jangan singgung-singgung tentang tinggi badan…” =.=

“Itu kenyataan bukan, Suho oppamu kan leader terunyil…” cibir Rinrin.

“HENTIKAN!!!” Teriakan Je Hwa membuat kedua yeoja itu bungkam. Je Hwa terlihat marah.

“Ini bukan saat yang tepat untuk berdebat!”

“Eonni….” Rinrin terlihat takut.

“Mianhae eonni…” Aegy juga minta maaf.

Je Hwa menghela nafas.  “Tapi syukurlah kalian tidak apa-apa… Jangan bertengkar lagi, sekarang nikmatilah kebersamaan kalian…” Je Hwa mencoba tersenym.

Rinrin dan Aegy mengangguk. Mereka mengerti dan merasa bersalah.

Je Hwa kemudian kembali pada Sehun. “Sehun-ah.. Noona pusing…”

“Noona… Kau pusing? Mendekatlah padaku…” Sehun langsung memeluk Je Hwa. Mereka berdua berjalan mendahului yang lain dengan penuh kemesraan?

Aegy hanya gigit jari melihat itu. Ia ingin juga melakukannya.

“Ya! Ayo kita ke mobil~” Suho segera merangkul Aegy, mereka menuju ke tempat mobil yang sudah terlihat beberapa meter di depan mereka. Ia mengenggam tangan yeoja itu lalu menariknya untuk mengikutinya. Aegy tak perlu gigit jari lagi, ia punya Myunnie oppa yang bisa memberikan kasih sayang lebih padanya. Hohoho~

Rinrin hanya bisa menatap kedua pasangan itu dengan pandangan tak bisa di deskripsikan. Ia mencari dimana Kris berada. Ia sedang bersama Tao berjalan di depan.

Kau terluka?” tanya Kris dengan bahasa China pada Tao.

Sedikit kak… Tapi tidak apa-apa..” Cedera pinggang Tao sepertinya memang sedang kambuh.

Rinrin mendesah. Ia kemudian berjalan sendiri lagi. Ia memang berjalan paling belakang.

“Kau baik-baik saja?” tanya suara merdu itu. Rinrin melirik ke sampingnya. Terlihat Baekhyun sedang tersenyum manis padanya.

“Baekki oppa..”

Baekhyun tersenyum lagi, tapi ia masih menunggu jawaban.

“Ah ne oppa.. Aku ba—”

BRUKK

“Rin-ah…” Baekhyun panik karena tiba-tiba saja yeoja itu jatuh. Rinrin meringis kesakitan. Ia tadi tak sengaja tersandung batu, dan karena itu ia jatuh. Terlebih dia memang sangat ceroboh, jatuh seperti ini sudah sering ia alami.

“Gwaenchana oppa… ” Ia mencoba bangun dan menerima uluran tangan Baekhyun, tapi sial, kenapa kakinya begitu nyeri.

Ia tak jadi melakukannya. Ia memijit-mijit pergelangan kakinya.. Sakit.. Ia bahkan tak bisa mengatakannya membuat Baekhyun bingung. Sedangkan yang lain sudah mendahului.

Rinrin terlihat hampir menangis. Baekhyun jongkok dan hendak memeriksa kaki Rinrin tapi sebuah tangan lain sudah menyentuh kaki yeoja itu.

“Memar… Ya!! Putri tidur.. kenapa kau masih saja ceroboh…”

Rinrin segera menatap namja di depannya. Kris terlihat cemas.

“Tadi tersandung…” balas Rinrin.

“Iya.. memar.. Kau masih kuat berjalan?” tanya Baekhyun kemudian.

“Hm.. iya, aku kuat sepertinya oppa..” Rinrin kemudian bangkit. Tapi ini benar-benar sakit dan ia bahkan tak punya keseimbangan untuk jalan.

“Naik kesini putri Tidur..” Kris menyodorkan punggungnya yang lebar. Rinrin terdiam. Punggung itu sangat menarik X3

Tanpa pikir panjang Rinrin dibantu Baekhyun akhirnya naik ke punggung Kris.

“Gomawo Baekhyun…” Kris berterima kasih.

“Oppa~ Aku naik punggung Kris dulu… Aku tidak apa-apa oppa.. Tenanglah..” Yeoja itu bicara sambil tersenyum manis ke arah Baekhyun.

“Ne.. Kau harus lebih berhati-hati nanti ya…”

“Pasti oppa~” Rinrin melambaikan tangannya.

Kris menganggukan kepalanya dan segera membawa Rinrin dalam gendongan punggungnya meninggalkan Baekhyun  yang menatap nanar pada pasangan itu. “Jaga dirimu Rin-ah.. Sekarang kau bukan milik oppa seutuhnya lagi…” Pikiran Baekhyun mulai kembali ke masa lalu, dimana ia yang selalu melindungi Rinrin, menjaga Rinrin, merawat Rinrin saat ia sakit bahkan menggendong Rinrin saat ia terluka seperti itu. Rinrin memang suka sekali digendong di punggung, dan itu ia sering ia lakukan saat mereka masih kecil.

“Ya!! Kau sedang apa!?” Chanyeol mengejutkan Baekhyun.

“Aniyo!” elak Baekhyun.

“Sepertinya kau harus segera punya pacar!”

“Chanyeol apa maksudmu?” =.=

“Aku sedih melihatmu melajang terus seperti ini…”

“Ya! Aku kan punya dirimu~ Jadi tak masalah…”

Chan Yeol sweatdrop.

“Kau tidak sakit kan Baekhyunnie?”

Baekhyun menggeleng. Ia kemudian tersenyum. “Kajja, kita harus segera menuju mobil…” ajaknya. Chan Yeol menggelengkan kepala tak mengerti. Rekannya itu memang sulit dinasehati.

~XXX~

Kris menggendong Rinrin dengan tenang. Namja itu membawanya dengan lembut, sama seperti yang sering Baekhyun lakukan padanya dulu.

“Lain kali kau harus hati-hati..” bisik Kris.

“Ne.. Aku akan berhati-hati..”

Hening lagi di antara mereka. Kris terus berjalan tanpa suara. Banyak hal berkecamuk dalam pikirannya, namun ia tak bisa mengungkapkan itu.

Rinrin mengeratkan pelukannya pada tubuh Kris. Ia benar-benar rindu pada Pangeran Es-nya ini.

“Kris..” bisik yeoja itu.

“Ng?”

“Teruslah bersamaku selamanya ya…”

Kris menghentikan langkahnya.

“Kau bicara apa Putri Tidur?” Rinrin terkejut mendengar balasan Kris, namun namja itu kemudian melanjutkan. “Tanpa kau minta pun, aku akan selalu bersamamu, itu janjiku setelah menetapkan diri sebagai namja dari seorang yeoja bernama Shin Rin Rin…”

Rinrin lebih mengeratkan rangkulannya pada pundak Kris. Ia tersenyum, sangat bahagia. Kris pun tak kalah bahagia saat mengungkapkan perasaannya itu.

Mereka akhirnya sampai di mobil namun saat akan naik tiba-tiba semua bersorak pada mereka..

“Suit suit… Ciyeee~ Gendong-gendongan ehem…” Siapa lagi kalau bukan Aegy yang cari masalah.

“Manis sekali….” Gumam Je Hwa kemudian ia menatap Sehun. “Mereka romantis ya Sehun-ah? Aku juga mau digendong seperti itu~”

Sehun hanya tersenyum salah tingkah. Dalam hati ia berkata, ‘Noona, aku sudah pernah menggendongmu ala bridal style, bukankah lebih romantis itu?’ Sehun mengacak rambutnya, ia malu sendiri makanya tak mengatakan itu. Saat Je Hwa pingsan kemarin, yang menggendongnya ke ambulans memang Sehun. Fufufu

“Ah sudahlah~ Jangan pikirkan itu lagi~ hehe…” Je Hwa malah jadi malu sendiri.

“Ah ne noona.. Kapan-kapan kita lakukan lagi saja…” Sehun keceplosan.

“Lagi??”

“Kalian kan memang pernah gendong-gendongan seperti itu juga kemarin…” terang Dio yang entah sejak kapan menguping pembicaraan mereka.

“Hyung!!”

“Iya… Bahkan Sehun menggendongmu di depan, noona~ Seperti pengantin baru waktu itu…” tambah Kai~ “Aku juga sekali-sekali harus melakukan itu pada Hye Raa~ Kurasa ia akan senang…hehehe”

“Aku mungkin juga harus lakukan pada Hae Yeon?” Dio salah tingkah.

“Kai!! Ya!! Kalian berdua tak bisa diam ya! Noona jangan dengarkan!”

Sehun kemudian menjitaki Dio dan Kai.

Sehunnie.. Kau memang melakukan itu kan… Kenapa tak mau mengaku?” =.=

Luhan hanya geleng-geleng melihat tingkah dongsaeng tersayangnya itu. Sedangkan Je Hwa masih tak mengerti. Jelas saja, dia kan waktu itu sedang tidak sadarkan diri.

Kembali pada K-Rin dan HoAe

“Shin Aegy~ Jangan membuat masalah!” bentak Rinrin.

“Hahaha… K-Rin mulai menyaingi HoAe, skinshipnya~”

“Ya~ Setidaknya kami tidak separah kalian~”

“ Shin Rinrin—” Aegy hendak membalas cemoohan dari sepupunya itu namun ditahan Suho.

“Aegy tenang~”

“Myunnie oppa.. tapi Ri-ah nakal.. huee…”

“Tenanglah tak apa-apa..”

Chuuu ♥

Suho mencium Aegy sekilas. Hal ini membuat Aegy terdiam dan tak bisa melawan.

“Bukankah, yang ia katakan tidak salah? HoAe itu romantis ^^..”

Sedangkan K-Rin hanya bisa salah tingkah melihat pemandangan itu. Lalu mereka memilih duduk jauh dari HoAe supaya tidak timbul masalah.

“Ngantuk….” Rinrin mulai menguap.

“Tidurlah..kau kan memang Putri Tidur…” Kris menjitak pelan yeoja itu.

“Hehe.. Kau tau itu Pangeran Es, ini benar-benar melelahkan~”

Rinrin lalu menyandarkan kepalanya di pundak Kris. Tak lama kemudian ia sudah jatuh ke alam mimpi. Sedangkan Kris, menatap lekat yeoja itu. Ia terlihat manis sekali saat tidur.

“Aku akan terus menjagamu sampai kapanpun Putri Tidur…” bisiknya kemudian ia merangkul kekasihnya itu tak ingin melepaskannya.

~Diamond House End~

Akhirnya FF ini kelar juga~~😄

Mungkin ada sekuelnya~ hehehe

 Atas nama kerabat kerja Diamond House, kami mengucapkan terima kasih bagi yang telah mengikutinya sejak awal… Jeongmal gamshahamnida~ ^^ 

bagi yang kena tag WAJIB RCL yah~ gomawo~ *bow with kris*

kita jumpa di FF seri EXO selanjutnya~

33 responses »

  1. aku datang buat ngerusuh *plak**diusir*
    aigoooo~ akhir’a kelar juga *lap keringet pke bibir suho*
    hmm… rasanya ga rela bwt ninggalin diamond house T.T mksdku cerita’a, bukan rumah’a =_=
    sequel’a ditunggu!!!! cepatlah selesai~~~
    whaiting!!!!!!

  2. akhirnya mereka selamat, dan K.Li bisa kembali padaku, #plakk #plakk #plakk
    jd mereka belum pernah ciuman? Wkwkwk ada kesempatan #plak #lg

    Baekhyun yg kesepian sini sama aku aja… (perasaan kemarin bilang mau pindah ke Lay) mian Lay aku mau blik ke bang Vampire dulu yah… Tp kamu tetep keripik favoriteku #jederr (dismber Chen, gra2 ngaco)

    good job chingu, boleh nih sequel…. #huaaa (siap2 bersama Lay lg #eh)

    mian komennya kebanyakan gaje, *bow*

  3. Ping-balik: WAGs Inggris Pulang Lebih Cepat | gilabola.biz

  4. wah, gak sngaja nmu ff ini dan lngsung suka..🙂
    keren bgt si mereka, pake acra pukul2 gitu kyk d film india… *apaandech
    tp kuk biasku blum dpt pasangan sie, kalo gtu baekhyun sama mei aja dech🙂 anggap aja kalo mei itu tetangganya tao d china *maunya… Hihihi

  5. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Break Part 1 << « ★Rin-Kyu★

      • Ne benar sekaliii xD
        Masihh ingatkah rin??
        Kk baru sadar blog kmu bnyk o.O
        Kmren nyoba nyari2 lagi dpetny yg blog ririncros yg blog ini mlah gak ktmu
        Ngubek2 google lg bru dpet masaa x_x
        Cheonmaaa..
        ^^

      • masiihhhh dong kakak >.<
        pye kabare?? rin kangen kakak nih :3
        iyaa.. bnyk… hehehe *plak
        wkwk… ririncross mmg lbh exis kak O.o *dor
        kakak suka sama exo juga yah?? :3

      • Ini jadi curcol di dua blog masaa xD
        Iyaa dri awal teaser kai keluar pertama kali tengah malam itu langsung sukaaa…
        Akhirnya suka sama exo dahh
        Bias utama exo sih Kris ama Suho xD
        Tapi sejujurnya susah buat gak sukasemua member exo
        Mereka punya kharisma n daya tarik masing2 sih

      • gpp kak..biar asyik :3 kekeke
        oh iyaa… yg my lady kai itu yaa… aku jga liat wktu itu😄
        tpi lngsung wow pas nntn sme orchestra :3
        biasmu leader semua kak… aku yg utama kris sma baekki😄
        rin jga suka smua :3

      • Darinmy lady langsung kesengsem ama kai, trus muncul luhan, tao dst
        Akhirnya jadi suka semua,
        Mulai suka kris wajtu dy ngerap two moons id showcase *melting*
        klo suho gara2 mv history ,dy beda bangett disanaa xD

      • iyaaa kak😄
        wahhh~~ klo aku dari luhan dulu gara2 di sme orchestra kukira dia jino sm the ballad “_” trnyata bkan~
        suka sma kris gara2 history… baekhyun karena what is love~ tpi emang pada akhrnya jadi suka semua >.<
        iyaaa jga ya… di history suho beda.. mirip kyu pas awal kulihat… kkk

    • Iyaa si suho itu beda bangett pas di teaser ama mv history
      Yang paling bkin melting pas dy mamer Abs di pemotretan High Cut aaaaa
      Disana langsung makin melting ama Suho
      Luhan di Sme orchestra juga kliatan cakep n imutnya
      Intimya sihh suka semua memberr..
      Wkwkwkw…
      Cakep2 n punya kharisma masing2 sihh

      • suho itu pnya seribu wajah kak😄 wkwkwk
        di what is love sma history aja beda~ ckck
        aishh… iyaaaa…. dia pamer abs di pemotretan itu -__- pdhl bru awal2 jga
        hu,um kak..makanya itu.. di sme orchestra dia kerennn >.<
        sma kak~ aku jga suka smua…kekeke
        mereka itu unik ajaib😄

  6. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Break Part 1 << « ★EXOplanet★

  7. Woaaa…end…
    Happy ending smuanx…
    Rasain tuh mafia dodol, luhan dlawan😄
    Yg masih jomblo gmna nasibnx thor…bang baek chen ma lay…msa jomblo sejati wkwkwk
    Daebak!!!

  8. Ping-balik: >>[FF EXO] What is Love << « ★EXOplanet★

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s