>>[FF EXO] Let’s Get Married Part 1<< Colaboration Cast

Standar

Tittle : Let’s Get Married

Main Cast :

>>Wu Yi Fan (Kris EXO-M)

>>Kim Joon Myun (Suho EXO-K)

>>Shin Rinrin

>>Shin Aegy

>>Cho Kyuhyun

>>Yang Yoseob 

Other :

>> EXO Member and All Couple

Author : Ririn Cross & Aegyoppa

Disclaimer : EXO’s belong to themselves, but this story original by me! Don’t copas anywhere~

WARNING : OOC, saya ga bisa lepas dari salah ketik, makanya typo bertebaran dimana2 T.T

 

Part 1 : “Tamu Tak Diundang”

 

~Let’s Get Married~

            “Hoahm…” Aegy terlihat baru keluar dari kamarnya. Ia mengacak-acak rambutnya. Hari ini adalah hari minggu, ia bisa bebas dari tugas kerja. “Eung… Apa yang kau lakukan Shin Rinrin?” Aegy berhenti. Gadis itu melihat sepupunya sedang mengenakan headphone dan terlihat bersenandung sendiri.

Rinrin yang sedang asyik di sofa sama sekali tak mendengar suara pelan Aegy, karena itulah ia melepas headphonenya. “Apa kau bilang?” tanya Rinrin sambil mengerutkan alisnya. Aegy menggeleng. Rinrin mengerucutkan bibirnya karena sepupunya itu tak mau mengulangi pertanyaannya.

Tiba-tiba bel pintu apartemen mereka berbunyi. Kedua Shin bersaudara itu saling bertatapan. Siapa pagi-pagi berkunjung?

“Biar aku yang buka.. Kau belum mandi kan? Mandi sana…” Rinrin menyuruh Aegy mandi. Aegy mengangguk. Ia segera ke kamar dan mengambil handuk. Menuju kamar mandi.

 

~XXX~

Aegy mandi agak lama. Sepertinya ia berendam? Gadis itu kemudian keluar dengan handuk masih terlilit di tubuhnya dan rambut yang basah. Ia terlihat begitu segar. Gadis itu kemudian menuju meja rias, hendak mengeringkan rambutnya. Belum sampai ke meja rias tiba-tiba ada sebuah tangan melingkar di tubuhnya. Gadis itu terkejut dan hampir menjerit.

“HMPPHHH…” Namun tangan itu menahannya.

“Good morning my sweetheart…”

Aegy langsung membalikkan tubuhnya menatap namja itu tak percaya.

“RAMYUN PABO JELEK KELUAR DARI SINI!!!”

@Ruang Santai

“Berisik sekali…” desis Kris. Ia langsung menatap Rinrin yang kembali asyik mendengarkan musik. Kali ini ia menggunakan headset.

Rinrin tersenyum padanya. “Lebih baik kau ikut bernyanyi denganku…” Rinrin tersenyum. Ia kemudian memberikan sebelah headsetnya pada Kris yang terlihat blank.

Only U – Super Junior

nae mamsoge ojik neo ne mamsoge ojik na

seoro darmaganeun moseubi sarange ppajyeo itdaneun geot

gateun haneul dareun got urin jamsi tteoreojyeo

jigeum i sungan yeongwonhi itji malgo gieokhae

“Kenapa lagumu begitu mellow? Tidak adakah music metal rock?”

PLETAK

Rinrin menjitak kepala Kris. “Ini lagu sangat romantis… Karena itu aku ingin kau mendengarnya.”

“Tapi aku tidak suka..”

Rinrin cemberut. Kris memang sama sekali tidak romantis. Tentu saja, apalagi tahu sendiri. Kris adalah rapper EXO-M, genre yang mellow ia tidak ikut ambil bagian.

“Baiklah.. Biar aku dengarkan sendiri..” Rinrin langsung mengambil alih headset yang tadi ia berikan pada Kris. Sepertinya Rinrin sedikit ngambek dengan leader EXO-M itu. Kris yang merasakan sinyal tidak enak itu menatap Rinrin.

“Baiklah.. Putri Tidur.. Aku mau mendengarkannya..”

jigeum i sungan yeongwonhi itji malgo gieokhae..” Rinrin sama sekali tak merespon Kris. Gadis itu asyik kembali dengan dunianya. Sedangkan Kris terlihat menunjukkan wajah Angry Birdnya. Tapi itu sangat manis.

Tak lama keluarlah Suho. Rinrin langsung bangkit. Ia sedikit antusias kali ini. Kris sendiri menatap rekan leadernya itu dengan berbagai tanda tanya di kepalanya.

“Aish… Dia galak sekali…” Suho memegang tengkuknya. Telinganya rupanya berdenging akibat teriakan Aegy. Leader EXO-K tersebut lalu duduk.

“Apa yang terjadi Myunpa?” tanya Rinrin, kelihatannya gadis itu sangat tertarik dengan apa yang terjadi di dalam kamar mereka.

“Dia mengusirku…” desis Suho dengan wajah lesu, kesal, sekaligus tak bergairah.

“Memangnya kau ngapain?” Rinrin mulai menghujani Suho dengan banyak pertanyaan.

“Err.. Aku tidak melakukan apa-apa…” elak Suho. Namun Rinrin dan Kris kini menyipitkan matanya curiga. Pasti Suho telah melakukan sesuatu yang membuat Aegy marah. “Mengapa kalian menatapku seperti itu!?” Suho cemberut.

“Dia seenaknya masuk kamar orang di saat aku belum memakai baju!” Aegy berkacak pinggang. Rinrin terbelalak mendengar pengakuan Aegy. Benarkah sampai seperti itu? Sedangkan Kris hanya menghela nafas.

“Kau jangan berpikiran yang macam-macam. Aku memakai handuk kok!” Aegy mengerucutkan bibirnya. Ia masih sangat kesal. Gadis itu melirik pada Suho yang pura-pura tidak mendengar.

“Eung.. Kukira terjadi apa-apa..” Rinrin menghembuskan nafas kelegaan. Gadis itu hampir tertawa melihat kelakuan HoAe yang ajaib.

“Aku ingin bicara empat mata padamu Ramyun pabo jelek!” bisik Aegy tepat di telinga Suho. Suho menelan salivanya dengan susah payah. Aegy terlihat benar-benar marah. Akhirnya ia mengikuti langkah Aegy.

Suho berjanji dalam hati, ia takkan melakukannya lagi. Aish, ini semua juga karena dorongan setan yang entah darimana membuat Suho melakukan hal itu pada Aegy. Padahal biasanya Aegy akan senang kalau sudah dipeluk atau dirayu olehnya. Sepertinya tadi pagi keadaannya sedang tidak tepat. Kasihan sekali kau Kim Joon Myun.

 

~XXX~

Kalau ditanya mengapa dua makhluk tertinggi dan terpendek di EXO itu ada di apartemen ini jawabannya hanya satu. Kedua Leader EXO M sengaja ke apartemen Rinrin dan Aegy memang karena hari ini mereka libur.

Suho merencanakan sebuah double date, tapi karena keadaan berubah dan suasana tidak mendukung sepertinya rencana Suho gagal. Apalagi Kris juga mengikuti jejaknya, membuat Rinrin kesal.

Kris membaca Koran sambil sesekali mendengarkan kekasihnya bersenandung. Setelah di dengar-dengar ternyata lagu itu enak juga. Apalagi suara Rinrin membuat namja itu terkesiap. Kekasihnya itu bisa menyanyi juga ternyata?

“Kau mulai tertarik?” tanya gadis itu yang mengetahui gelagat Kris. Kris langsung pura-pura fokus pada korannya, ia menggeleng.

“Ayolah Pangeran Es..” Rinrin kelihatannya sudah kembali pada mood semula, ia mulai merajuk. Tentu saja, gadis itu memang tak bisa marah lebih lama kepada siapapun, apalagi pada Kris, kekasihnya. “Sekali saja…” Rinrin kini mulai menunjukkan wajah innocent dan menunjukkan aegyonya.

Kris menelan ludah dengan susah payah. Astaga, itu adalah godaan baginya. “Please…” Rinrin menatap langsung pada mata Kris, membuat pemuda itu tak bisa menolak sama sekali.

“Hm.. Baiklah…”

“Yes!” Gadis itu segera berbagi dengan Kris. Menaruh headset kecil itu di telinga Kris. Mereka menikmati itu sedikit beberapa lama.

“Bagaimana?”

“Lumayan..” Rinrin langsung tersenyum saat pemuda itu mengatakannya.

TING TONG

Suara bel itu mengganggu keasyikan Rinrin dan Kris.

“Siapa lagi itu?” tanya Rinrin. Kris menggeleng.

Rinrin segera berdiri dan berjalan menuju ruang depan. Ia memutar kenop pintu perlahan. Kemudian membukanya. Mencari tahu siapa orang yang datang berkunjung.

“Annyeong…”

Dua sosok pemuda tampan berdiri di depan Rinrin. Mereka begitu tampan dan menarik. Mata gadis itu langsung terbelalak setelah mengamati kedua sosok itu. Astaga.

“Lama tak berjumpa.. Putri tidur yang manis..”

GLEK

Rinrin menatap sosok tinggi jangkung dengan wajah tampan dan senyum evil itu. Sedangkan pemuda lainnya yang tingginya jauh lebih pendek dari pemuda tampan evil itu sedang memperhatikan bangunan apartemen ini. Setelah puas melihat-lihat, pemuda chibi itu kemudian menatap Rinrin dan tersenyum manis. “Kau tidak mempersilahkan kami masuk?”

“Sebentar..” desis gadis itu.

Bagaimana mereka bisa kesini!?

Rinrin langsung membanting pintunya. Kris yang mendengar suara gaduh dari arah ruang tamu langsung siaga. Pemuda itu berdiri hendak menghampiri kekasihnya. Namun, Rinrin telah lebih dulu muncul dari balik pintu dengan wajah khawatir.

“Ada apa?”

“Bisa kau bersembunyi? Ada temanku…” bisik gadis itu. Sedikit ketakutan Rinrin langsung menggandeng Kris. Kris hanya bisa mengikutinya. Saat mereka melewati dapur, mereka bertemu Suho yang sedang sibuk mengirisi bahan makanan dijaga oleh Aegy. Sepertinya itu hukuman yang Aegy berikan, menyiapkan sarapan untuk mereka semua.

“Hentikan!” Rinrin langsung menyingkirkan pisau yang dipegang Suho. Sedangkan Aegy terkejut. “Ada apa Ri-ah?”

Rinrin hanya bisa menggeleng. “Sembunyikan Myunpa juga!”

“Waeyo??”

“Kau akan tahu sendiri alasannya..” Rinrin kemudian menggandeng Kris menuju kamar. Diiringi HoAe yang ada di belakang mereka. Aegy hanya bisa menuruti apa kata sepupunya itu tanpa tahu alasannya.

“Nah.. Kalian disini. Tidak boleh keluar ya..” Rinrin berpesan. Kris dan Suho hanya mengangguk. Sedangkan Aegy menyilangkan tangannya.

CKLEK

Rinrin mengunci pintu kamar mereka. Ia sedikit bisa bernafas lega. Setidaknya Kris dan Suho aman di dalam sana.

“Sebenarnya ada apa Ri-ah? Kau terlihat aneh…”

“Mereka datang Aegy…”

“Siapa?”

~XXX~

Jadi, kalian tinggal berdua?” Tanya namja berwajah imut dengan tinggi yang imut pula. Dia masih mengamati setiap sudut apartemen Rinrin dan Aegy.

“Eumm, tumben sekali kalian datang?” Rinrin bertanya canggung. Dia tidak menyangka akan kedatangan tamu yang tidak diundang. Teman semasa kecil mereka.

Dulu saat mereka berdua tinggal bersama dengan harabeojinya (kakeknya) di Busan. Kedua namja ini lah yang menjadi teman mereka. Cho Kyuhyun dan Yang Yoseob. Mereka sangat akrab. Selalu bermain bersama dan hampir tidak terpisahkan. Namun semua berubah saat Rinrin dan juga Aegy harus pindah ke Seoul untuk mengikuti kedua orangtua mereka.

“Karena aku merindukanmu putri tidur,” ujar Kyuhyun dengan evil smilenya. Sedangkan Rinrin dengan shock membuka mulutnya. “Haha~ tidak usah berwajah seperti itu. Kau terlihat seperti orang bodoh.” Kyuhyun mendekat ke arah Rinrin dan mengacak rambut yeoja itu pelan. Sedangkan Rinrin mendengus kesal. Dia tahu, namja yang ada dihadapannya ini bukanlah namja normal. Pekerjaan utamanya adalah menjahili orang.

“Kau tidak berubah Shin Aegy..” Yoseob yang dari tadi sibuk memperhatikan sudut ruangan kini dia menatap Aegy dari ujung rambut sampai ujung kaki. Sedangkan Aegy hanya menatapnya dengan tatapan ada-apa-lihat-lihat. Entahlah, dia memang sudah lama tidak bertemu dengan ‘sahabat’nya itu. Tapi dia tidak suka saat acaranya ‘menyiksa’ namjachingunya diganggu. Eh! tunggu! Astaga! Dia harus cepat-cepat mengusir dua makhluk tidak diundang ini.

“Jadi ada perlu apa kalian kemari?” akhirnya Aegy buka suara.

“Kau tidak mempersilahkan kami duduk dulu? Sampai kapan kau akan menyuruh kami di depan pintu?” tanya Yoseob dengan tampang melasnya yang membuatnya tampak imut.. hey~ ingat raMyun pabomu itu Shin Aegy! “Apa harus?” lanjut Aegy dingin. Menutupi kegugupan sebenarnya.

“Uwwooo~ sejak kapan Shin Aegy-ku berubah jadi dingin seperti ini eoh? Pasti karena kau terlalu banyak bermain dengan Rinrin.” Yoseob mendekat ke arah Aegy dan mencubit pipi yeoja itu gemas. Tapi Aegy langsung menghempaskan tangan Yoseob dengan kasar, membuat Yoseob cemberut. “Lalu sejak kapan aku jadi Shin Aegy-mu Yang Yoseob!” Aegy menatap Yoseob tajam. Sedangkan Yoseob hanya nyengir dan membuat V sign dengan jarinya.

“Duduklah Pangeran E_ Kyu.” Rinrin gugup. Hampir saja dia salah sebut. Kyuhyun menurut dan duduk di sofa diikuti Rinrin yang duduk di kursi berseberangan dengan pemuda itu. Aegy duduk di samping Rinrin.

“Mau apa eoh?!” tanya Aegy saat melihat Yoseob beranjak mendekatinya dan dengan santainya menghempaskan diri di samping Aegy. “Duduk disampingmu,” jawabnya cuek. Sedangkan Aegy mendengus pelan. Baiklah, dia kembali bertemu dengan teman ber’tengkar’nya lagi setelah sekian lama.

Kyuhyun masih menatap Yoseob dan Aegy. Tapi sekarang matanya beralih memperhatikan Shin Rinrin. Dia sudah tumbuh dengan cepat. Wajahnya terlihat semakin cantik, dengan rambut panjang yang terurai. Mata tajam yang  membuat orang terpaku melihatnya. Hidungnya yang mancung dan bibir mungil yang berwarna pink. Bisakah dia memilikinya? Kyuhyun menggeleng pelan dengan pemikiran terakhirnya.

“Wae? Kenapa melihatku seperti itu?” Rinrin yang merasa diperhatikan bertanya ketus.

Kyuhyun hanya tersenyum tipis. “Aku hanya sedang memperhatikan putri tidur-ku yang sudah besar.”

Rinrin langsung melempar bantal sofa ke kepala Kyuhyun. Namun sayang, namja itu menghindar cepat hingga lemparan Rinrin tidak mengenainya. “Aku bukan putri tidurmu Cho Kyuhyun-ssi.”

Kyuhyun hanya menaikkan bahunya santai. Dasar menyebalkan. “Hey~ apa tidak ada minum disini? Apa kalian selalu mengabaikan tamu kalian? Ck. Tuan rumah yang tidak baik.” Mulai lah Kyuhyun si mulut pedas beraksi.

“Siapa bilang kalian tamu? Kalian kan datang sendiri.” Wajah Aegy masih ditekuk. Dia masih kesal. Diotaknya masih berpikir bagaimana cara mengeluarkan dua makhluk ini?

“Aish! Kenapa kau jadi ketus seperti itu Baby besarku~”

“Jangan sebut aku Baby besarmu, pendek!!”

Jdddeeerrr.

Bagaikan terkena petir ditengah hari bolong Yoseob yang menerima kata ‘pendek’ yang terlontar dari mulut Aegy hanya bisa pundung.  Pendek adalah kalimat keramat.

Rinrin memutar dua bola matanya malas. Kini dia menatap Kyuhyun yang terlihat senang Yoseob dipanggil pendek oleh Aegy. Hey~ bukankah Yoseob itu sepupunya? Aish! Kyuhyun kan memang suka melihat orang menderita. Rinrin lalu bangkit dari tempat duduknya.

“Mau kemana?” Tanya Kyuhyun bingung.

“Kau bilang kau ingin minum. Ya aku buatkan,” ujar Rinrin datar dan menuju dapur. Dia harus memikirkan cara untuk mengusir kedua makhluk itu dengan cepat.

“Aku ikut.”

“Mwo??” Rinrin membulatkan matanya. “Tidak perlu! Kau disini saja.” Aish! Bisa gagal kalau dia ikut, niatnya kan Rinrin ingin mencampur minuman yang dia buat dengan obat pencuci perut.

“Sudahlah. Ayo.” Kini malah Kyuhyun yang menarik tangan Rinrin menuju dapur. Heh?

At AeRin Room

“Aish! Sebenarnya ada apa sih? Kenapa pakai acara dikurung segala?” Suho melipat kedua tangan di dada. Bibirnya mengerucut lucu.

“Aku masih penasaran. Siapa ya yang datang?” Namja tampan itu terlihat berpikir keras.

“Rinrin bilang itu temannya..” jawab Kris. Namja itu menggunakan tangannya sebagai bantal. Ia berbaring di bed. Hampir matanya terpejam namun ia mendengar suara itu. Samar tapi ia kenal suara itu adalah milik kekasihnya sendiri.

Sementara itu di dapur yang tak jauh dari kamar AeRin.

“Berhenti menggangguku! Atau kau akan celaka!” teriak Rinrin. Ia kesal karena Kyuhyun sedari tadi menjahilinya. Baju Rinrin basah karena minuman yang ia buat tumpah mengenainya.

Sementara namja setan itu hanya terkekeh. Ia kelihatan bahagia sekali dapat mengerjai Rinrin. “Kau menyebalkan!” desis Rinrin. Gadis itu kemudian segera berlari ke kamar, hendak berganti baju tapi, mengapa ia merasa ada yang mengikuti?

“Apalagi sekarang?” desis Rinrin.

“Mengikutimu…”

“Aku ingin ganti baju. Kau disini saja.” ujar Rinrin ketus.

“Arraseo…” Kyuhyun kemudian bersiul lalu menyandarkan diri ke tembok. Rinrin kemudian mencari kunci kamar, namun sebenarnya dia gugup. Takut jika Kyuhyun mengetahui keberadaan Suho dan Kris di dalamnya. Sepertinya tidak usah saja, gadis itu berubah pikiran.

“Aish.. Kunciku tidak ada,” dusta Rinrin.

Kyuhyun mengernyit. “Kau lupa menaruhnya?”

“Mungkin. Sudahlah, bisa diurus nanti.”

“Tapi bajumu basah?”

“Gwaenchana… Sekarang kita kembali…” Rinrin segera mendorong Kyuhyun jauh-jauh dari kamar itu. Bisa gawat kalau sampai semuanya terbongkar.

Kyuhyun melepaskan jaketnya. Segera ia menaruhnya menyelimuti Rinrin. “Pakailah supaya kau tak kedinginan.” Gadis itu tertegun.

~XXX~

Sementara itu Aegy dan Yoseob sama-sama terdiam di tempat. Aegy masih sibuk berpikir, sedangkan Yoseob yang sudah sadar dari shocknya akibat dikatai ‘pendek’ kini malah mengamati yeoja itu sambil tersenyum. Yoseob baru sadar kalau Aegy sangat manis.

“Eung… Shin Aegy…” panggil namja itu. Namun Aegy hanya melirik sekilas tanpa minat. “Aku ingin bertanya sesuatu, boleh?”

“Tanya apa?” ketus Aegy.

“Kau sudah punya namja belum…?”

JDERR

Aegy sesak nafas. Namun ia berusaha mengontrol pikiran dan emosinya. Aish, pertanyaan bodoh, tentu saja sudah. Ia punya Suho, Ramyun pabo jelek yang ia cintai. Tapi di sisi lain ia tak bisa mengakui itu, pertanyaan sulit dan menjebak.

“Dalam proses…” desis Aegy. Sedangkan Yoseob seketika mengerutkan alisnya. Tidak mengerti dengan maksud Aegy.

“Proses apa?”

“Menurutmu?”

Yoseob berpikir. Mungkin proses pencarian. Selama ini Yoseob tak mendengar kabar tentang namja yang dekat dengan Aegy. Lagipula Aegy tipe yang cuek dengan namja. Yoseob kemudian tersenyum cerah. Ia merasa masih punya harapan.

“Kenapa senyum-senyum?” sambar Aegy. Ia heran melihat tingkah pemuda itu. Dia pasti sudah gila.

“Aniyo.. Hanya merasa lega..” Yoseob tersenyum. Aegy hanya memasang muka datar. Merasa tidak tertarik lagi dengan namja chibi di depannya itu. Ia mulai mengantuk dan merindukan raMyun pabonya.

“Kalian akrab sekali…” komentar Kyuhyun tiba-tiba. Pemuda itu datang bersama Rinrin yang membawa nampan berisi minuman.  Aegy dan Yoseob mengubah fokus dan menjawab spontan.

“Tentu!”

“Tidak!”

Bisa ditebak siapa yang mengatakan itu. Yoseob dan Aegy mengucapkannya bersamaan, menimbulkan tawa dari si evil Kyuhyun. Melihat tawa itu, Aegy benar-benar ingin segera mengusir kedua makhluk itu dari hadapannya, si pendek Yoseob dan si tengil Kyuhyun.

Sementara itu Rinrin menghidangkan minuman tanpa banyak bicara.  Gadis itu duduk di sisi Aegy, lalu memasang wajah serius. “Sekarang katakan, sebenarnya tujuan kalian kesini untuk apa?”

~XXX~

“Berangkat ke Busan?!” Je Hwa terbelalak mendapat kabar dari dongsaengnya itu.

“Ne Bumma… Apalagi kami harus berangkat bersama dua makhluk tengil itu..”

“Tunggu… maksudmu Kyuhyun dan siapa itu tadi?”

“Yoseob..”

“Ah benar Yoseob. Kapan kalian berangkat?”

“Besok…”

“Kyaa.. kalau begitu Bumma titip kepiting ya!”

PIP

Aegy mematikan sambungan. Kenapa malah Je Hwa membahas kepiting? Ini darurat, Rinrin dan Aegy harus menuruti perintah kakeknya untuk kembali ke Busan. Seperti biasa, kalau ada hubungannya dengan Kakek pasti ada yang serius. Seperti itulah tujuan Kyuhyun dan Yoseob datang ke apartemen mereka, menyampaikan pesan itu sekaligus ditugaskan untuk menjemput mereka.

“Bagaimana?” Rinrin bertanya.

“Mollayo.. Tak ada yang bisa diajak bicara..” desis Aegy sambil terduduk di sofa selepas mereka berhasil mengusir Kyuhyun dan Yoseob dari apartemen mungil mereka.

“Aish… Tak ada pilihan lain sepertinya.” Rinrin bertopang dagu. Ia malas untuk kembali, apalagi dengan pangeran iblis jelek itu. Lebih baik mereka pergi sendiri daripada dengan pemuda-pemuda itu.

Ngomong-ngomong soal pangeran iblis, mengapa Rinrin jadi teringat sesuatu. Sedikit panggilan yang familiar baginya. “Kyaaa… Pangeran es jelekku!!” Gadis itu langsung menghambur ke kamarnya. Ia baru sadar masih mengunci Suho dan Kris di kamar mereka.

Aegy juga menepuk jidat. “RaMyun-ku!” teriaknya sambil menyusul Rinrin.

Hampir satu jam Suho dan Kris terkurung di kamar Rinrin dan Aegy. Namun saat mereka membuka kamar itu ternyata Kris dan Suho hampir terlelap.

“Temanmu sudah pulang?” Tanya Kris dengan suara serak. Sepertinya dia benar-benar mengantuk.

“Eh? ah.. iya..” Rinrin mematung didepan pintu. Dia gugup. Dia harus bilang apa? Apa dia harus bilang bahwa dia besok harus pulang ke Busan dengan namja-namja menyebalkan tadi? Aish! Tidak.

Kris hanya mengangguk sekenanya. Dia bangkit dari tidurnya dan menghampiri Rinrin. “Gwenchana?”

“Ah? Gwenchana?” Rinrin mengerutkan alisnya. Gwenchana untuk apa? Rinrin hanya mengangguk kaku. Apa karena pengaruh dikurung berdua dengan Suho, Kris menjadi sedikit aneh?

Sementara itu Suho tampak tidak begitu perduli dia memilih untuk tidur lagi.

“Ya! kenapa tidur lagi eoh!?” pekik Aegy yang kini menghampiri Suho. Aegy menarik-narik tangan Suho agar dia bangun. “raMyun pabo!!”

“Tinggalkan saja mereka.” Kris mengandeng tangan Rinrin untuk pergi.

BLAMM

 

~XXX~

 

“Bisakah kau berhenti tersenyum seperti itu Yoseob? Kau membuatku sedikit takut” Kyuhyun mengetuk kepala mungil Yoseob dengan sendok.

Mereka sedang makan pagi di café yang tidak jauh dari apartement Rinrin dan juga Aegy. Niatnya mereka ingin sekalian menumpang makan disana, tapi apa daya karena kedua yeoja itu malah mengusirnya dengan tidak elit. Tapi tiba-tiba bibirnya membentuk sebuah senyuman kecil mengingat kejadian beberapa menit lalu.

“Tadi kau yang menyuruh ku tidak tersenyum sendiri. Kenapa sekarang kau yang tersenyum sendiri eoh?” Yoseob cemberut. Bibir mungilnya mengerucut dengan lucu.

“Aku hanya senang.” Kyuhyun masih tersenyum. Sedangkan Yoseob hanya menatapnya tidak mengerti. Sepupunya ini memang sedikit, eungg.. aneh?

“Kyu.. apa mereka berdua akan setuju?” senyum di bibir Kyuhyun menghilang. Pandangannya kini menerawang jauh.

“Aku rasa kalau Aegy, aku tidak masalah.. dia manis sekarang.” Kini Yoseob tersenyum aneh. Dia tidak memperdulikan Kyuhyun yang menatapnya tajam.

Kyuhyun mencoba meraba sakunya. Mencari benda yang biasanya ia gunakan untuk main games jika ia tidak membawa PSP. “Ponselku..”

Yoseob menatap sepupunya heran. “Ada apa Kyu?”

“Yoseob aku akan kembali cepat..” Kyuhyun menyambar topinya dan segera berlari keluar kafe.

~XXX~

 

            “Apakah terjadi sesuatu?” Kris menatap kekasihnya sedikit ragu. Saat di dapur itu, suara gaduh, Kris masih mengingatnya. Rinrin menggeleng dan mencoba menyangkal. “Nan gwaenchana.. Kau tidak perlu khawatir tentang itu Kris jelek..”

Kris menautkan alisnya ragu. Sepertinya Rinrin memang sedang tidak ingin bercerita.

“Hm.. Apa kau kedinginan?” tanya Kris.

Kini giliran Rinrin yang menautkan alisnya. Ia menatap jaket Kyuhyun yang masih ia kenakan. Astaga, bagaimana ini? Ia baru sadar masih memakai jaket ini.

“Ehm.. Tadi bajuku basah.. Temanku meminjami jaketnya..”

“Benarkah?”

“Ne.. Tapi aku cukup senang saat kau mencemaskanku..” Rinrin tersenyum. Kris mengacak rambut yeoja itu pelan. Setidaknya Kris tahu Rinrin dalam keadan baik-baik saja, mungkin.

~XXX~

“Sudah ku bilang bangun raMyun-ah! Kau belum selesaikan pekerjaanmu menyiapkan sarapan.” Aegy masih berusaha keras untuk membangunkan Suho. Tapi masih belum ada tanda-tanda dari Suho.

Aegy mengembungkan pipinya. Kebiasaan saat dia sedang berfikir. “raMyun cepat bangun!!!!” Aegy teriak semakin keras.

“Bisakah kau diam Ae-chan? Aku sedang mencoba untuk bermimpi.”

“Mwo?” Aegy menatap geram kearah Suho. Dasar pemalas.

“Cepat bangu_ waaaa!!!” Aegy menjerit tertahan karena Suho menarik tubuhnya hingga kini Aegy jatuh ke tempat tidur. Tepat di atas Suho.

“Bisakah kau tenang eumhh? Aku pasti akan memasak untuk mu, tenang lah.” Aegy hanya bisa diam karena kini dia tepat berada di dekapan Suho. Wajahnya mulai memanas. “Kau tampak manis dengan rona pipi itu.” Suho tersenyum manis. Kelemahan Aegy. Dia paling tidak tahan saat melihat senyum menyilaukan dari namjachingunya ini.

“Lepaskan aku raMyun-ah.” Aegy sedikit berontak. Tapi Suho mendekapnya erat. “Kenapa sekarang kau tidak pernah memanggilku ‘oppa’ lagi?” protes Suho. Oh ayolah~ haruskah mereka membahas hal seperti itu dengan posisi yang masih err.. tumpang tindih?

“Haruskah kita membicarakannya? Cepat lepaskan aku raMyun-ah.” Aegy berusaha bangkit tapi dengan sigap Suho berguling ke sisi lain sehingga kini Aegy yang berada dibawah. Kedua tangan Suho menumpu berat badannya agar tidak terlalu menghimpit Aegy.

“Tentu saja karena aku ingin tahu alasanmu. Eung.. apa itu karena kejadian tadi pagi?” Suho sedikit ragu dengan pertanyaanya. Dia takut Aegy mengamuk lagi. “Mianhae.. aku tidak tahu kalau kau belum pakai baju,” lanjutnya dengan suara parau. Sepertinya dia sedikit malu?

Aegy membulatkan matanya. RaMyunnya benar-benar bodoh. Untuk apa dia membahas hal memalukan itu eoh?! Aegy menjambak rambut Suho dengan keras. “Dasar pabo!”

“Mwo?”

“Iya! Kau pabo! Untuk apa mengungkit hal itu eoh! Aku tidak pernah memanggil mu oppa lagi karena sudah banyak yang melakukannya. Bahkan sudah ribuan orang yang memanggilmu dengan sebutan ‘oppa’. Aku hanya tidak ingin sama dengan mereka.” Aegy memalingkan wajahnya ke arah lain. Menghindari tatapan teduh dari Kim Joon Myun. Dia malu. Bahkan jantungnya sekarang mendesak ingin keluar saking gugupnya.

“Jadi.. karena kau ingin berbeda dari mereka?” Suho tersenyum senang. Dia mulai sedikit mengerti dengan maksud Aegy.

Aegy mengangguk pelan. “Aku tidak sama dengan mereka. Dan hanya aku yang boleh memanggilmu dengan sebutan itu padamu.” Lanjut Aegy dengan mantab.

“Arraseo.. hanya kau yang akan aku izinkan memanggilku dengan sebutan tidak sopan itu.”

“Ya! kau itu mengizinkan atau kau menyindirku eoh?” Aegy mengerucutkan bibirnya. Dia kesal.

“Aigooo… kau sangat manis jika seperti itu.” Suho tertawa kecil melihat tingkah Aegy. Dia suka saat menggodanya.

“Diam kau! Cepat sana bangun! Kau itu berat.” Aegy berusaha mendorong Suho menjauh. Tapi tenaga Suho jauh lebih kuat. Tentu saja, Suho itu seorang namja kan?

“Aku serius. Kau sangat manis Shin Aegy. Aku sangat beruntung karena bisa memilikimu. Jangan pernah meninggalkanku nde?” Suho menatap Aegy dalam. Berusaha menyalurkan semua rasa cintanya melalui tatapannya itu.

“Dasar pabo! Tentu saja aku tidak akan meninggalkanmu. Kau kan terlalu mencintaiku raMyun pabo.” Aegy mencibir. Tapi itu janjinya. Dia tidak akan pernah bisa meninggalkan Kim Joon Myun.

“Gomawo…” Aegy mengangguk. Suho masih betah menatap wajah gadisnya. Kini tangannya menyentuh pipi Aegy yang sedikit tembam, menelusuri setiap inci wajah Aegy.

Suho semakin mendekatkan dirinya kehadapan Aegy. Sedangkan Aegy yang tidak bisa berkutik hanya pasrah dengan debaran jantung yang tidak karuan. Hembusan nafas Suho sudah semakin dekat. Hanya beberapa centi lagi mereka bersatu. Sedikit lagi Suho…

BRAAAKK!

“Kyaaaa!!! Eonnie!!!!!!”

Aegy dan Suho yang kaget langsung menoleh ke arah sumber suara. Tampak Haeyeon sedang mematung dengan mulut terbuka.

“Apa yang kalian lakukan pagi-pagi?!” jerit Haeyeon lagi.

Aegy yang menyadari posisinya belum berubah langsung mendorong tubuh Suho. Aegy langsung bangkit dan menghampiri Haeyeon “Bukan apa-apa.” Aegy langsung menarik Haeyeon menjauh. Sementara Suho masih mematung ditempatnya.

Di Ruang santai

“Eonnie-ah! Apa yang kau lakukan dengan HoHo oppa tadi? Ini masih terlalu pagi eon.” Haeyeon mencecar Aegy dengan pertanyaannya. Sedangkan Aegy tidak berminat untuk menjelaskan. Dia masih kaget.

“Mwo? Memang apa yang dilakukan HoAe magnae?” Rinrin tampak sedikit antusias.

“Kau tahu eonnie? Tadi itu HoHo oppa dan Aegy eonnie sedang ti__hmmppttt” Aegy langsung mendekap mulut Haeyeon kencang. Magnaenya ini kadang suka melebihkan cerita.

“Mwo? Apa?” Rinrin tampak jauh lebih penasaran lagi. Sedangkan Kris pun sama. Namun dia tetap dengan gaya sok coolnya.

“Tidak apa-apa. Hanya melakukan sesuatu yang rahasia,” ㅓawab Aegy ketus. Tangannya masih membekap mulut Haeyeon yang sekarang sedang meronta-ronta.

Rinrin dan Kris menyipitkan mata mereka. Hey~ kompak sekali? “Yang benar?” Ujar Kris.

“Tentu saja benar,” sahut Suho yang kini entah sejak kapan sudah berada disamping Aegy. Aegy yang sedikit terkejut sedikit melonggarkan bekapannya pada Haeyeon. Kesempatan untuk lepas.

“Bohong! Tadi Aegy eonnie dan HoHo oppa saling me___” Haeyeon menghentikan perkataanya saat dia mendapatkan death glare dan merasakan ada hawa membunuh dari Aegy dan juga Suho.

“Menyanyi bersama! Ah! Iya menyanyi bersama!” seru Haeyeon kemudian sambil tertawa hambar. Magnae yang tertindas. ==’a

Rinrin dan Kris masih menatap HoAe curiga. Tapi yang ditatap hanya nyengir dan mengangguk-ngangguk. Pasangan aneh

“Haeyeon, aku tahu kau bohong…” Rinrin bersedekap sambil duduk di sofa. Kris mengikuti yeojanya. “Pasti telah terjadi sesuatu..” balasnya datar.

“Mwo?! Ini tidak seperti yang kalian pikirkan!” teriak Aegy dan Suho bersamaan.

“Ah… berarti memang seperti itu…” balas Rinrin. “Mengakulah magnae, HoAe poppoan lagi kan?” Rinrin menatap Haeyeon yang terlihat bingung.

“Ng… Hampir..” desis magnae itu pasrah.

“Kalian keterlaluan.. Melakukan itu di depan anak kecil..”

“Ya!! Anak kecil itu yang masuk sembarangan! Kalau tidak kan kami–” Aegy menghentikan kalimatnya. Ia tak mungkin membuka kedoknya sendiri. Sementara itu Haeyeon hanya mengerucutkan bibirnya, ia benar-benar sebagai magnae tertindas diantara dua eonni-nya yang suka berdebat ini.

Rinrin mendecak. Ia tak ingin berdebat lagi dengan Aegy. Ia memilih duduk kembali, namun saat itu ia merasakan sesuatu yang mengganjal di bawah. Ia melihat itu. Ponsel!

Saat itulah Kris menatap kekasihnya yang tiba-tiba terdiam. Pandangan gadis itu jadi sedikit gugup dan khawatir? Rinrin menyembunyikan ponsel itu.

DEG

TING TONG

“Biar aku bukakan eonni..” Haeyeon mencoba menghindar dengan memasang modus akan membukakan pintu.

“Andwae!!” pekik Rinrin. Segera gadis itu meloncat dari kursinya sambil berlari. Aegy, Suho, dan Haeyeon hanya bisa heran melihatnya. Sedangkan Kris terlihat berpikir.

~XXX~

 

Rinrin membuka pintu dengan sedikit cemas. “Hai..” sapa suara itu. Ia terlihat bergaya sok cool. Walaupun memang itu sangat cool.

“Ini ponselmu.” Kyuhyun tertegun. Ternyata Rinrin tahu apa yang ia cari. “Berhati-hatilah dalam menaruh barang-barang milikmu..” pesan Rinrin.

“Makasih Putri Tidur, sampai jumpa besok.” Namja itu melakukan wink dan dengan tiba-tiba ia mencium pipi Rinrin. Rinrin shock mendadak. Gadis itu merasakan seperti ada aliran listrik yang menyengatnya. Semua terjadi secara tiba-tiba dan begitu cepat.

Saat ia sadar pemuda itu sudah berbalik. “Cho Kyuhyun babo!!” Aish, apa itu tadi. Pemuda itu menciumnya sembarangan! Siapa dia?! Seenaknya saja! Kyuhyun dari dulu memang selalu seenaknya!

Rinrin menggesek-gesekkan tangannya pada pipi, tak sudi namja setan itu menciumnya. Sementara itu di ujung sana sambil melambaikan tangannya Kyuhyun tersenyum penuh kemenangan. Satu jalan lagi mengerjai Shin Rinrin. ‘Itu menyenangkan..’ desis Kyuhyun.

“Putri Tidur…” Kris memanggil, membuat gadis itu terperanjat. Apakah Kris melihatnya, atau mendengar teriakannya?

“Kajja.. Masuklah, udara di luar begitu dingin…” Namja itu menepuk pelan kepala Rinrin. Segurat lengkungan tipis terpatri di wajah tampannya. Rinrin merasa sangat bersalah pada Kris tentang apa yang terjadi.

Rinrin melihat Kris perlahan menutup pintu apartemen mereka. Tidak mungkin Kris tidak melihat kejadian tadi, tapi Rinrin berharapnya pemuda itu tak melihat atau mendengarnya. Ataukah namja itu hanya pura-pura?

“Kris…” Tiba-tiba Rinrin memanggil nama pemuda itu. Kris kemudian menatapnya. Rinrin memeluk pemuda itu. ‘Mianhae..’ desis Rinrin dalam hati.

 

~XXX~

 

“Ri-ah”

“Eumm..”

“Menurutmu kita harus pergi dengan para namja itu atau bagaimana? Aku.. tidak mau” Aegy memeluk bantal gulingnya erat.

“Molla.. hanya kembali ke Busan bukan? Kita pergi saja sendiri. Aku malas bersama mereka. Bilang saja kita akan pulang. Tapi jangan besok, aku harus mengumpulkan tugas kuliahku.” Rinrin masih sibuk dengan laptopnya.

Aegy mengangguk “Aku juga belum minta ijin kantor.”

“Iya, kau harus minta ijin dulu. Bilang sana sama si Chibi Yoseob.” Rinrin mengibas-ngibaskan tangannya. Isyarat menyuruh Aegy untuk menghubungi namja-namja itu.

“Kenapa aku? Aku malas.. kau saja!” rengek Aegy. Pasti Yoseob akan mengodanya saat tahu dia menelponya terlebih dulu.

“Kau tidak lihat aku sedang mengerjakan tugas?” Aegy cemberut. Tapi kemudian dia menghubungi namja pendek itu.

“Yeoboseyo~” sapa suara diseberang sana.

“Hmm..” Aegy hanya mendeham (?) pelan.

“Uwwoo~ apakah diluar hujan? Tumben sekali? Kyu-ah~ liat siapa yang menghubungiku~” ejek Yoseob

“Aish! Kalau tidak perlu juga aku tidak akan menghubungimu pendek!”

“Aigo~ kau masih saja ketus denganku, apa kau tidak merindukan ku eoh?” Yoseob masih saja mengoda Aegy. Dia suka saat Aegy marah-marah. Dia tampak manis. Eh?

“Terserah. Aku hanya ingin kau memberitahu bahwa kami akan pulang sendiri. Kalian bisa duluan. Urusan kakek biar kami yang akan mengurusnya.”

“Mwo?” Yoseob tampak terkejut.

“Sudah ya, aku hanya ingin bicara itu, annyeong~”

“Ya! Aegy! Shin Aegy!”

Tuut.. tuuut…

-To Be Continued-

 

Author kembali dengan FF EXO yang lain~~ *tabur bunga

Mohon RCL ya cerita kali ini ^^

Gomawo bagi yang udah baca atau bersedia rcl~ semoga kalian cepet ketemu bias.. Admin~

43 responses »

  1. huaaaaa authorrr T_T
    akhirnya ada ff k-rin lagi kekekkeke \(^.^)/
    aku baru pulang sekolah langsung buka laptop langsung check blog ini
    ehh akhirnya ada ff terbaru juga
    aku selalu check blog ini tiap ari thor kekeke
    johae ceritanya baguss ^^b
    mana kisseu nya T_T #pletak #dijitakauthor
    kekekek aku tunggu k-rin kisseu nya #authorjangansetresya
    jangan hoae mulu yang poppoan kekekke -_-
    udah segitu aja wassalam😄
    lanjutannya jangan lama2 ya thor keekeke

    • iyaaaa.. akhirnya k-rin beraksi lagi nih :3
      kyaaaa seneng bgt ada yg begitu rajin ngecheck😄
      gomawo jeongmal ya sis❤
      kissuenya ntaran -_- *tepok jidat kris jelek
      iyaaa tenang aja nnti ada kok O.o hohoho
      ehhh??? hoae kan skinship couple~ jadi wajar~ kkkk~ *ditabok
      iyaa.. sip~ akan segera dilanjut kok :3
      jangan bosen mampir yah~ *kasih permen

      • Heheheh oke siap bos #hormatbarengkaisehun
        Ehh iya mau nanya c kyuhyun ama c yeoseob itu disininya sebagai artis bukan thor ???
        Rin2 sama aegy tuaan siapa thor ??
        Eh iya haeyeon itu magnae diantara pacar2 exo kah ??
        Emang kelahiran tahun berapa ?
        Orang aku magnaenya diantara pacar2 exo kan aku pacarnya kai XD#dijitak

      • waa,, biasmu bang kai sma sehun-ah ya??😄
        enggak..disini mereka orang biasa kok :3 hehe
        rinrin sma aegy seumuran say~ mrka sma2 93 line O.o makanya panggil biasa gtu.. yah wlo lahirnya sdikit lebih cepat rinrin -_-
        sebenarnya bukan magnae sih.. tepatnya eternal magnae~ yg magnae itu pacarnya luhan~keke
        aiyaahhh… kau pacarnya kai ya😄 ecieeee~

      • kris juga bisa dibilang tunangan aku yah walaupun aku udah punya kai ama thehun😄
        ngarang kekekek #dibakarauthor
        lanjutannya jangan lupa author chagii😄

  2. author chinguu, bagus bgt smw FF di blog nya author, smw FF nya uda aku baca, dan GAK ADA YG JELEK .. smw keren, romantis, lucu, bkin ktawa2 smpe guling2, hehe .. ttp smngat nulis FF ya author, dtunggu part 2 nya, klo bsa jgn lama2, hehe, FIGHTING !! *kasih fighting brg kyungsoo*

  3. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 2 : “Kejutan…”<< Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  4. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 3 : “Pilihan Yang Sulit”<< Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  5. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 4 : “Secret” << Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  6. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 5 : “Decision”<< Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  7. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 6 : “Maafkan Aku” << Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  8. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 7 : “Kepingan Yang Hilang” << Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  9. Ping-balik: >>Let’s Get Married Part 8 : “Because of You..”<< FF EXO Colaboration SJ & Beast « ★EXOplanet★

  10. Ping-balik: >>Let’s Get Married Part 9 : “You And I”<< FF EXO Colaboration SJ & Beast « ★EXOplanet★

  11. hehehe sehiphop2nya Kris dia suka lagu ballad juga loh ching, di mini album Mama aja dia pling suka lgu “Angel” yg agak2 melow gtu (tau suka beneran, atau karna yg lain dah dipilih #plakk)

  12. Ping-balik: >>Let’s Get Married Part 10 : “Finally…”<< ENDING « ★EXOplanet★

  13. Baru pertama kali ngunjungin wordpress ini tapi kasih 2 jempol deh (y)(y) tambah deh acungin jempol kaki hehe keren banget min ffnya😀 walaupun lagi ujian tapi tetep masih sempet buat ngunjungin page ini
    Jadi buat mimin salam kenal ya dan good luck buat semua ffnya
    HWAITING!!!

  14. suho plis deh.
    Sapa sih yg ga mrah kalo lg pake handuk dipeluk ma lu.
    *kecuali gw kaya nya.
    Dilirik reader #pura2 ga tau smbil siul2.
    Rin laki gw tuh suka ny hip hop masa dngerin lgu ballad seh.

  15. annyong
    mian baru baca nich ff

    aishh….kyuhyun n yoseob ganggu ajjja….
    kan moment2 romantis
    tuch kan….kris ma suho jdi disembunyiin

  16. haii eonnie …
    Aku pndatang bru d sni …
    Prtama kali bca aja udah KEREN BANGET …
    Smpah demi apapun d dunia ini …
    Hwaiting eonnie ~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s