>>[FF EXO] Let’s Get Married Part 2 : “Kejutan…”<< Colaboration Cast

Standar

Tittle : Let’s Get Married

 

Main Cast :

>>Wu Yi Fan (Kris EXO-M)

>>Kim Joon Myun (Suho EXO-K)

>>Shin Rinrin

>>Shin Aegy

>>Cho Kyuhyun

>>Yang Yoseob

 

Other :

>> EXO Member and All Couple

 

Author : Ririn Cross & Aegyoppa

FB : Ririn Cross & Ana Chan

 

Disclaimer : EXO’s belong to themselves, but this story original by me! Don’t copas anywhere~

 

WARNING : OOC, saya ga bisa lepas dari salah ketik, makanya typo bertebaran dimana2 T.T

 

Link FF Sebelumnya :

>>Let’s Get Married Part 1<<

 

PART 2 : Kejutan

 

 

~XXX~

 

Kris memutar-mutar ponselnya. Ragu. Itu yang ada di pikirannya. Ia masih ingat kejadian di apartemen tadi. Suara namja itu, dan Shin Rinrin, kekasihnya. Itu membuatnya sedikit cemburu? Mungkin. Tapi mereka hanya teman. Mereka bilang seperti itu. Namun, kejadian terakhir itu.

“Cho Kyuhyun?” gumam Kris. Namja itu mengacak rambutnya frustasi. Siapa Cho Kyuhyun itu. Berani-beraninya ia menganggu Shin Rinrin kekasihnya. Tapi Kris tak bisa berbuat apapun, karena ia memang berpura-pura tidak mendengar. Ia akan mendengar penjelasan langsung dari Shin Rinrin.

Tiba-tiba ponsel Kris berdering.

 

Putri Tidur calling

Seulas senyum tipis terukir di bibir namja itu. Ia terlihat sangat tampan. Manis.

“Hello..”

“Kau belum tidur Kris jelek?” tanya Rinrin.

“Seharusnya aku yang tanya padamu tentang itu. Tidurlah sekarang, aku juga akan tidur..” bisik Kris.

Hening sejenak. “Kau baik-baik saja kan?” tanya Rinrin. Ia terdengar sedikit khawatir. Kris justru tersenyum mendengarnya.

“Kau mencemaskanku?” sahut namja itu sedikit menggoda.

“A.. aku..” Rinrin bahkan kehilangan kata-kata.

“Kau ketahuan Putri Tidur..” Kris semakin menggoda.

“Dasar jelek!!” Kelihatannya Rinrin geram. “Aku tutup nih!”

PIP

“Haish, dia marah…?” Kris menatap layar ponselnya. Ia tekan tombol panggilan cepat.

“Yeobosoyeo..” suara di seberang terdengar ketus.

“Ssh.. Jangan marah,” bisik Kris. “Sekarang tidurlah. Sudah malam, jangan begadang. Oke?”

Rinrin di ujung sana sepertinya tengah berpikir. Lama ia membalas. “Ne. Aku akan tidur. Tapi, bisakah aku minta sesuatu padamu?”

Kris mengerutkan alisnya. Sesuatu itu apa?

“Aku ingin.. kau percaya padaku.”

Kris tertegun sejenak. Apakah Rinrin menyadari kegelisahannya? Seharusnya ia memang percaya pada Rinrin. Tidak ada alasan bagi Kris untuk tidak mempercayai gadis itu, karena walau bagaimanapun cintanya tetap pada Rinrin. “Aku akan selalu percaya padamu.”

“Terima kasih..” Rinrin terdengar lega saat mengucapkan itu. “Aku sayang padamu Kris.” Panggilan segera terputus setelah itu. Kris tertegun sejenak. Sekarang senyumnya benar-benar terkembang. Jarang sekali ia tersenyum seperti itu. “Aku juga sayang padamu Putri Tidur..” bisiknya, lalu mata pemuda itu terpejam.

~XXX~

 

Keesokan harinya Rinrin dan Aegy bersiap-siap untuk menjalankan aktivitasnya. Rinrin menyetir mobil mereka dan mengantar Aegy ke kantor

“Hati-hati Aegy… Kerja yang benar. Fighting untuk hari ini!” Rinrin menyemangati.

“Oke..!” Aegy tersenyum dan menatap sepupunya. Rinrin mulai memacu gas mobilnya, ia melambaikan tangan pada Aegy kemudian mobil gadis itu menghilang di balik tikungan. Aegy hanya bisa menghela nafas. Hari ini ia akan mengerjakan semuanya dengan baik.

 

~XXX~

Namja imut itu sedang tersenyum senang. Tujuannya sebentar lagi bisa terlaksana. Dia ingin segera bertemu dengan yeoja itu. Yeoja yang berhasil membuat hatinya bergetar.

Ia memutar knop pintu sebuah ruangan. Setelah masuk, matanya mencari sosok itu. Mencari yeoja itu.

“Ah.. kau sudah datang?” Namja imut  itu mengangguk dan tersenyum.

“Perhatian semua, sekarang kita memiliki karyawan magang baru. Nah, silahkan perkenalkan namamu”

Namja itu tersenyum dan sedikit membungkukkan badannya. “Yang Yoseob imnida. Bangapseumnida”

Seluruh isi ruangan editor itu tampak ricuh karena sebagian dari mereka adalah seorang yeoja. Ya~ seperti biasa~ saat ada namja tampan yang masuk ke area dengan mayoritas yeoja sudah pasti akan menjadi hal yang luar biasa bukan?

Aegy tampak tidak tertarik dengan kericuhan yang ada. Dia lebih memilih untuk fokus pada desain gambarnya. Tangannya mengetuk-ngetuk meja dengan pensil yang dipegangnya. Pipinya lagi-lagi mengembung karena dia sedang berfikir. Alisnya masih berkerut, tampak berfikir keras. Dia harus menyelesaikan karyanya sebelum dia pulang ke Busan. Aish! Merepotkan.

“Mejamu didekat Shin Aegy. Itu dia,” ujar sang manager.

Yoseob yang memang dari tadi tidak melepaskan pandangannya dari Aegy mengangguk dan beranjak mendekatinya. “Aigooo.. kyeoptanya~” ujar Yoseob yang kini sudah dihadapan Aegy. Dia masih senang memperhatikan mimik wajah Aegy.

Aegy merasa ada orang yang sedang memperhatikannya segera mengedarkan pandangannya. Dan..

“Kyaaaaaaaaaaa!!!!!” Aegy berteriak keras saat melihat wajah Yoseob yang kini sudah beberapa centi lagi dengannya. Membuat Yoseob sontak memundurkan kepalanya karena kaget. Gadis ini suka sekali berteriak sih?

“Ada apa Aegy-ah?” Tanya pegawai lain yang duduk disebelah Aegy.

“Aniyo.. aku hanya kaget.” Aegy tersenyum kaku. Apa dia bermimpi? Tapi kenapa namja itu masih ada disana? bahkan kini dia tengah tersenyum lebar padanya.

“Kaget? Waeyo?” rekan kerjanya tampak kebingungan.

“Igo..” Aegy menunjuk Yoseob yang dari tadi masih setia tersenyum. “Annyeong~” Ujarnya sambil melambaikan tangan kearah Aegy.

“Oh.. maksudmu kau kaget dengan anak magang itu?”

“Magang?” Aegy mencoba meyakinkan pendengarannya.

“Hmm! Dia mahasiswa yang akan magang di sini mulai hari ini.”

“Mohon bantuannya~” Yoseob membungkukkan sedikit badannya. Aegy hanya menatap datar kearah Yoseob. Oh ayolah~ apa lagi ini? Kenapa juga anak itu harus magang dikantor yang sama dengannya?

Yoseob masih memandang Aegy dengan senyuman lebar. “Sampai kapan kau akan berdiri disana Yoseob-sshi?” seorang yeoja paruh baya atau sedikit tua menepuk pundak Yoseob pelan.

“Ah.. nde.. aku akan duduk.” Kini Yoseob mengambil tempat di samping Aegy. Matanya masih betah memperhatikan Aegy, walaupun yang empunya wajah tengah menatapnya tajam.

“Kalian kerja yang rukun ya? kau harus membimbingnya nona Shin,” ujar yeoja paruh baya itu sebelum meninggalkan Aegy dan juga Yoseob.

“Untuk apa kau kemari eoh?” bisik Aegy saat Yoseob sudah duduk disampingnya. “Kau tidak dengar tadi? Aku magang disini Aegy-ah,” jawab Yoseob dengan wajah yang dibuat sok inconnect. Membuat Aegy ingin melempar sepatu kearahnya.

“Terserah apa maumu? Tapi ingat. Jangan ganggu aku atau kau akan tamat!” ujar Aegy dingin.

“Tapi__” belum sempat Yoseob protes, Aegy sudah menatapnya tajam. Membuatnya tidak berkutik.

“Kau kerjakan pekerjaanmu. Dan aku akan mengerjakan pekerjaanku.” Lanjut Aegy. Yoseob hanya mengangguk pasrah. Sepertinya ide buruk jika mengganggu Aegy sekarang.

Aegy kembali fokus pada pekerjaannya. Hari ini dia hanya setengah hari, karena memang sudah ijin untuk pergi ke Busan. Rinrin akan menjemputnya nanti. Jadi dia harus segera menyelesaikan pekerjaan.

 

Bisakah kau tidak menatapku terus tuan Yang?” Tanya Aegy tanpa menoleh ke arah Yoseob.

“Sepertinya tidak bisa nona Shin, mataku sudah tertarik denganmu.” Aegy hanya mendengus kesal. Percuma memberitahu Yoseob. Namja itu tidak akan berhenti untuk mengodanya.

“Terserah. Aku harap matamu kelilipan!” ujar Aegy sadis.

~XXX~

 

At Seoul University

Rinrin memasuki kelasnya dan langsung berkumpul dengan teman-temannya. “Dosen belum datang?” tanyanya pada Nana yang merupakan teman dekatnya. Nana menggeleng. Namun tepat saat itu tiba-tiba masuklah seorang pria jangkung yang sangat tampan ke dalam kelas.

Kelas jam pertama adalah Mr. Kim. Dosen yang paling baik hati sepanjang masa menurut Rinrin. Selain ia selalu ramah, dosen itu begitu menyenangkan dan lucu.

“Annyeong yeorobun…” sapanya. Suara itu membuat Rinrin terkesiap dan langsung menatap ke arah depan. “Saya ditunjuk Mr. Kim untuk menggantikan beliau. Jadi salam kenal..”

Hah?! Bagaimana orang itu bisa ada disini!? Sejenak Rinrin terlihat blank. Ia tak ingin percaya dengan hal ini, tapi pada kenyataannya pemuda itu kini berdiri di hadapannya.

Pemuda tampan itu lalu menatap mahasiswa ke seluruh penjuru kelas. Kelas gaduh karena banyak siswa yang membicarakan ketampanan dari dosen barunya ini. “Cho Kyuhyun imnida. Bangapseumnida,” ujarnya.

‘Sial, apa lagi yang ia rencanakan…’ desis Rinrin tak mengerti. Ia benar-benar terkejut saat ini, tapi gadis itu dapat mengontrol emosi. Gawat kalau sampai ia marah-marah di kelas hanya gara-gara namja setan itu. Rinrin mencoba menahan rasa kesalnya.

“Selama beberapa waktu ke depan kita akan sering bertemu. Semoga kalian menyukaiku..” Kemudian ia tiba-tiba tersenyum evil ke arah Rinrin.

~XXX~

 

Sampai kapan kau akan memandangiku terus Yang Yoseob? Cepat kerjakan bagianmu!” ketus Aegy karena merasa jengah dengan Yoseob yang sedari tadi sibuk menatapnya.

“Sampai aku puas” Jawabnya enteng.

“Lalu kapan kau akan puas?”

“Molla.” Aegy langsung melempar pensil ditangannya tepat dikepala Yoseob. Namja itu meringis pelan. “Kau sadis Aegy-ah.”

“Memang! Cepat kerjakan dan jangan ganggu aku lagi. Sekali lagi kau memandangiku, akan ku congkel matamu!” Aegy mengarahkan pensilnya yang lain kearah Yoseob dan bergaya seperti akan menyongkel sesuatu.

Tanpa aba-aba lagi, Yoseob langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain. Dia juga tidak ingin mengambil resiko dengan adegan pencongkelan matanya. Hii.. apa gadis itu salah makan obat? Kenapa dia jadi sadis sekali sekarang? Berbeda dengan saat dia masih kecil. Ya walau masih sama, suka marah-marah.

 

~XXX~

“Oh my God..” Rinrin terlihat buru-buru keluar dari kelasnya. Ia ingin menghindari pangeran iblis jelek itu tapi kenapa malah ia bertemu dengannya di kampus? Menyebalkan. Nana sahabatnya hanya bisa geleng-geleng kepala menatap kepergian Rinrin yang begitu mendadak. Ia ingin segera pulang. Jadwal hari ini dia hanya satu mata kuliah. Sambil menanti Aegy ia akan jalan-jalan dulu, sebelum mereka berdua berangkat ke Busan.

“Sebenarnya apa mau Cho Kyuhyun itu disini sih!? Menganggu ketenangan..” gerutu Rinrin kesal. Ia masih tidak mengerti, mengapa Mr. Kim bisa punya dosen pengganti seperti itu.

“Kau sedang membicarakanku nona Shin…” Tiba-tiba Kyuhyun telah berdiri di hadapannya sambil menenteng buku. Gadis itu terperanjat. Sejak kapan pemuda ini berdiri di depannya?

“Ah dan itu tadi.. Kau tidak sopan. Kita sedang berada di kampus, kau seharusnya bisa memanggilku dengan Mr. Cho atau Kim Songsaenim, nona Shin..”

Mwo?! Haruskah seperti itu? Rinrin mengepalkan tangannya. Kesal, geram, amarah, menumpuk jadi satu di dalam dirinya. Sementara itu dibalik kacamata bacanya Kyuhyun tersenyum penuh kemenangan.

“Ehm.. Mianhamnida Mr. Cho..” ujar Rinrin datar. “Sepertinya saya harus pergi, permisi..” ketusnya. Namun pemuda itu sudah terlebih dulu menggenggam tangan Rinrin. “Kau masih ada urusan denganku Nona Shin.. Ayo ke Busan..”

“Saya bisa pergi sendiri..”

“Tapi kau harus pergi denganku. Ini tugas.”

 

~XXX~

 

Aegy-ah~ tunggu!” Teriak Yoseob yang kini sedang mengejar Aegy.

Aegy menambah kecepatan langkahnya. Dia memang sengaja menghindari Yoseob. Sekarang Aegy sudah menyelesaikan pekerjaannya. Jadi dia dapat pulang cepat karena memang dia sudah minta ijin.

“Ya! Shin Aegy! Kau dengar tidak!” Kini Yoseob setengah berlari.

Greepp

Dengan sekali hentakan Yoseob berhasil menyentuh bahu Aegy dan membalik menghadap dirinya. Aegy yang sedikit limbung kini menabrak dada Yoseob yang berdiri dihadapannya.

“Sudah ku bilang untuk berhenti kan? Gwenchana?” Yoseob memperhatikan Aegy yang kini sedang mengelus-ngelus keningnya.

“Apa lagi kali ini Yang Yoseob?” Aegy mendongkak menatap Yoseob. Tangannya masih sibuk menghilangkan rasa nyeri dikeningnya.

“Tidak bisakah kau jawab pertanyaanku? Gwenchana?” Yoseob sedikit khawatir. Tangannya mencoba menyentuh kening Aegy, namun langsung ditepis Yeoja itu. “Gwenchana.” balasnya dingin.

“Aigoo. bisakah kau ubah nada bicaramu Aegy-ah? Seperti ini kah sikapmu bertemu dengan teman lama?” Yoseob menyilangkan kedua tangannya didepan dada. Bibirnya mengerucut lucu.

“Tidak selama kau masih menggangguku. Tidak bisakah kau menjauh dariku? Kau sudah menempel terus sejak pagi dikantor, belum puas? Apa tujuanmu sebenarnya eoh!?” Aegy masih menatap Yoseob sengit.

“Aish! Aku hampir lupa! Ayo kita ke Busan.” Yoseob langsung menggandeng tangan Aegy dan menyeretnya pergi.

“Ya! lepaskan aku! Aku kan sudah bilang kalau aku akan pergi sendiri.” Aegy menepis tangan Yoseob keras, membuat genggaman tangan itu terlepas.

“Dengar ya Shin Aegy, aku sih mau saja membiarkanmu pulang sendiri. Tapi kakekmu sudah memberi tugas kepada kami, dan kami sudah berjanji,” oceh Yoseob.

“Aku yang akan menjelaskan pada kakek. Gampang kan?”

“Tapi kami sudah berjanji, dan seorang laki-laki tidak boleh mengingkari janjinya,” jelas Yoseob dengan kepercayaan diri penuh.

“Memang kau laki-laki?” celetuk Aegy yang membuat Yoseob sweatdrop. Bocah ini memang bisa membuat orang shock seketika.

“Tentu saja. Apa aku harus membuktikannya padamu?” Yoseob melangkah mendekati Aegy. Refleks Aegy mengambil langkah mundur. Pertanda kurang bagus. Yoseob semakin memojokkan Aegy ke arah tembok. Tangannya menghimpit gadis itu.

“Mau apa eoh?” Aegy menatap mata Yoseob langsung. Mencoba untuk tidak terintimidasi. “Membuktikan bahwa aku adalah laki-laki.” Yoseob mengeluarkan smirknya. Ya ampun, sejak kapan namja itu memiliki smirk seperti itu? Pasti karena dia terlalu banyak melihat Kyuhyun.

“Mendekat, kau tamat!” ancam Aegy yang kini sedang memasang kuda-kudanya. Dia berencana menendang titik vital Yoseob jika namja itu berani lebih dekat lagi kepadanya.

Tapi Yoseob tampak tidak memperdulikan kuda-kuda Aegy. Kini dia semakin menghimpit tubuh Aegy. Semakin dekat.. tapi sedetik kemudian dia menjauhkan diri dari Aegy dan merogoh saku celananya.

“Wae?! kau menganggu saja Kyu!” Omel Yoseob setelah dia mengangkat panggilan di ponselnya.

“Apanya yang mengganggu bodoh! Cepat bawa anak itu! Aku sudah tidak tahan. Yeoja ini terus mengamuk..” terdengar suara diseberang sana.

“Aish! Oke, sekarang kau dimana? Aku ada didepan kantor Aegy”

“Parkiran. Cepat bawa dia. Awww!!”

Tuuuttt.. tuuutt…

Yoseob hanya menatap layar ponselnya heran. Itu tadi apa? Suara gaduh apa itu? Shin Rinrin mengerikan, tidak jauh beda dengan sepupunya. Eh? mana Aegy?

Yoseob mengedarkan pandangannya. Dan bingo! Itu dia! Terlihat Aegy sedang berjalan dengan tergesa-gesa.

“Aish! Anak itu suka sekali membuatku berlari sih?!” Yoseob langsung berlari lagi untuk menghampiri Aegy. Tanpa aba-aba, namja itu langsung mengangkat tubuh Aegy dibahunya.

“Kyaaaaaaaa!!!! Turunkan aku pendek!” Aegy yang mendapat serangan mendadak hanya dapat meronta. Dia memukul-mukul punggung Yoseob dengan keras.

“Tidak ada cara lain Aegy-ah, salah sendiri tidak mau menurut.”

“Ini penculikan namanya.”

“Apanya yang penculikan? Aku hanya menjalankan tugas.”

“Ya! lepaskan aku!!!!”

~XXX~

“Bisakah kau berhenti menjambak rambutku putri tidur?” Kyuhyun mengusap-usap kepalanya yang nyeri akibat beberapa helai rambutnya harus rela tanggal karena tarikan secara tidak elit dari Rinrin. Yeoja itu duduk disamping Kyuhyun. Sementara Kyuhyun duduk dibangku pengemudi.

“Tidak. Ini namanya pemaksaan. Bukankah Aegy sudah mengatakannya pada Yoseob?”

“Mengatakan apa?” Tanya Kyuhyun pura-pura tidak tahu. Sebenarnya setelah Yoseob heboh dapat panggilan dari Aegy dan terjadi insiden penolakan. Dia lah yang mengusulkan rencana pemaksaan ini.

“Jangan pura-pura bodoh” desis Rinrin dingin.

“Siapa yang kau sebut bodoh eumh?” Kyuhyun menyeringai. Dia semakin mendekat ke arah Rinrin. Sedangkan Rinrin hanya menatapnya tajam.

“Ya!!! lepaskan aku! Kyaaaa!!!!”

Brruukk!

Dengan sukses Yoseob memasukkan Aegy kedalam mobil walau dengan cara yang tidak mudah.

“Eh? Ri-ah? Kau disini?” Tanya Aegy polosnya saat melihat Rinrin yang saat itu masih dipojokkan oleh Kyuhyun.

“Aegy?”

“Sedang apa disini?” Tanya Aegy bodoh.

Pletak!

“Tentu saja karena aku dipaksa pangeran iblis jelek ini!” Rinrin mengerucutkan bibirnya. Kesal. Sementara itu Kyuhyun hanya bisa tertawa.

 

~XXX~

Hari ini EXO hanya ada jadwal pagi. EXO K pemotretan majalah sedangkan EXO M meditasi. Jam makan siang mereka kembali ke asrama. Namun, kedua leader tampak tidak bergairah. Semangat mereka hilang karena sejak pagi masing-masing kekasihnya belum ada kabar. Aegy di telepon tak menjawab sedikit pun. Sedangkan Rinrin ponselnya malah tidak aktif.

“Kalian berdua kenapa hyung? Lagi galau ya?” tanya Sehun sembarangan. Ia sudah bisa menebak bagaimana ekspresi Suho dan Kris yang terkesiap karena ucapan asalnya. Setidaknya magnae itu ada benarnya juga.

“What’s up bro?” Chan Yeol berujar sambil menepuk pundak Kris. Namun Kris sama sekali tidak bersemangat, tidak mampu dia balas sapaan dari rekan rappernya itu.

“Nothing,” balas Kris singkat, padat namun tidak jelas. Chan Yeol jadi ikut lesu mendengarnya. Ia mundur teratur. Sementara itu Suho terlihat hendak melangkah menuju kamarnya. Namun ia dikejutkan oleh sebuah ketukan.

Sehun sebagai magnae beranjak membukakan pintu asrama sebelum di perintah. Anak baik.

“Noona….” Teriak magnae itu kegirangan saat mendapat Lee Je Hwa kekasihnya tengah tersenyum manis di depan pintu. Suho sedikit mengurungkan niatnya, penasaran, mungkin saja Aegy ikut dengan rombongan itu.

Gadis-gadis itu masuk. Ada Haeyeon, Hye Min, Min Rin dan Hyeon Hyo juga. Sepertinya yeojachingu-yeojachingu EXO member sedang berkumpul, kecuali dua orang yang hilang itu.

“Je Hwa, kenapa Aegy tidak ikut?” tanya Suho khawatir.

Je Hwa yang saat itu sedang berkangen-kangenan dengan Sehun langsung menatap Suho tak mengerti. “Memangnya oppa tidak tahu? Bukankah Aegy dan Rinrin pergi ke Busan hari ini.”

Suho dan Kris terkesiap. Mengapa kedua gadis itu sama sekali tidak bilang tentang hal itu padanya.

“Sejak kapan?” tanya Kris dingin.

“Dua jam yang lalu sepertinya.. Rinrin bilang mereka akan berangkat jam 1. Sepertinya sekarang mereka sudah sampai..”

“Aku tidak tahu.. Pantas saja ia susah dihubungi…” desis Suho.

“Jadi kalian benar tidak tahu oppa?” tanya Je Hwa ragu. Mengapa kedua yeoja itu tak memberitahu namjachingunya dulu. Ataukah ada sesuatu?

“Memangnya mereka ke Busan dalam rangka apa?” tanya Baekhyun penasaran. Busan juga adalah kota kelahirannya, disana ia dan Rinrin besar bersama dan menjadi akrab. Sudah dibilang, Rinrin itu adalah adik kesayangan Baekhyun. Sejak kecil ia tahu apa yang terjadi dengan gadis itu, dan mengenalnya sangat baik. Tentu juga dengan Shin Aegy.

“Entahlah.. Yang jelas mereka bilang akan berangkat bersama dengan dua orang namja..”

Suho dan Kris langsung terkesiap.

“Namja?” Baekhyun semakin mengerutkan alisnya. “Siapa mereka?”

“Eung.. kalau tidak salah namanya Kyung dan Yoseb, begitulah…” Lee Je Hwa yakin dengan jawabannya, namun sebenarnya itu salah.

“Siapa mereka?!” Dio terlihat linglung. “Namanya aneh…”

Baekhyun termenung. Apakah memang terjadi sesuatu sampai Kyuhyun dan Yoseob menyusul mereka? Sepertinya ini ada hubungannya dengan kakek Rinrin dan Aegy. “Kyuhyun dan Yoseob, mereka itu musuh bebuyutan Rinrin dan Aegy…” desis pemuda itu. Semua mata langsung fokus pada Baekhyun, tanda tanya besar meliputi mereka.

“Ah… Jangan-jangan dua namja tampan yang keluar dari apartemen Aegy dan Rin eonnie kemarin itu ya?” Haeyeon menyahut.

“Tampan?” Min Rin terkesiap.

“Yah begitulah, yang satu tinggi jangkung dan berwajah tampan, sangat tampan malah menurutku…” Dio langsung melotot. Haeyeon hanya nyengir, pada kenyataannya Kyuhyun memang tampan bukan?

“Dia Kyuhyun.. Ia selalu bertengkar dengan Rinrin dan selalu mencari masalah dengannya. Seperti tak ada hari tanpa Kyu menjahili Rinrin..” Baekhyun menjelaskan.

“Mungkin pemuda bernama Kyu melakukan itu tak lain karena ia menyukai Rinrin…” Chan Yeol berasumsi.

SINGGG

Semua mata langsung menatap Kris. Pemuda jangkung itu lagi-lagi tak bereaksi. Entahlah, apakah Kris memang secuek itu ataukah persepsi itu hanya persepsi saja. Lagian Rinrin adalah kekasih Kris, pemuda bernama Kyu itu bisa apa kalau Rinrin telah jadi miliknya? “Aku tak peduli..” ujar Kris datar. Benar-benar tanpa ekspresi. *Aigoo, kasihan Rinrin T.T

“Ehem.. Lanjut…” Chan Yeol yang penasaran lebih memilih mendengar tentang pemuda selanjutnya. Ia tak ingin mendapat death glare dari Kris. Sedangkan Hye Min menyenggol tangan kekasihnya itu. ‘Jangan memperkeruh suasana..’ desis Hye Min dengan bahasa isyarat.

‘Aku hanya penasaran darling…’ balas Chan Yeol dengan bahasa isyarat juga. Akhirnya YeolHye couple malah saling bicara dengan bahasa isyarat yang tak dimengerti oleh yang lain. Mereka ajaib.

“Eung.. lanjut deh. Namja satunya yang kulihat itu sangat chibi–” Haeyeon menghentikan ucapannya, berhati-hati menyebutkan kata pendek karena di dalam dorm ini memang ada beberapa chibi lain yang menyusul (Re : Suho, Xiumin, Lay, Chen, bahkan Luhan pun ikut dalam golongan ini, apalagi Dio kekasihnya sendiri..keke). “Dia lucu, manis, dan menyenangkan,” tambah Haeyeon. Dio langsung merasa tersinggung.

“Tapi aku lebih lucu, manis, dan menyenangkan dari dia kan?  Aku juga chibi yang mempesona perlu kau tahu itu Haeyeon sayang…” Dio sedikit mengerucutkan bibirnya. Kesal karena Haeyeon malah memuji namja lain. Satu kalipun kekasihnya itu tak pernah memuji dirinya, siapa yang tidak kesal coba?

Haeyeon malah tertawa. “Kau lucu sekali oppa.. tentu saja Dororo ku sayang lebih dari segalanya daripada mereka…” Dio langsung mengubah ekspresinya saat Haeyeon mengatakan itu. Ia terlihat bahagia.   ‘Dororo’, itu panggilan sayang dari Haeyeon, Dio Pororo. Itu sangat unik dan istimewa.

“Jangan pacaran disini…” Tao memberikan deathglare. Ia sejak tadi diam tapi sebenarnya penasaran dengan penjelasan yang akan dilontarkan Baekhyun tentang pemuda kedua. Tapi eh, malah pasangan pororo itu membuat forum diantara forum.

“Sabarlah Tao sayang.. Baekhyunnie oppa sepertinya sudah berniat menjelaskan..” Min Rin bergelayut di pundak Tao, menenangkan pangeran Panda itu. Tentu saja Tao tidak bisa menolak. “Ne noonaku sayang, aku akan mendengarkan dengan baik.” Ia jadi seperti kucing yang patuh pada pemiliknya ya. =.=

“Ya!! Kau juga Tao. Bermesraan di dalam forum. Lihat aku dan Je Hwa noona nih anteng-anteng aja..” Sehun mengerucutkan bibirnya. Je Hwa mengangguk.

“Kau sama saja Sehun-ah.. daritadi nempel sama Je Hwa terus..” Luhan menautkan alisnya. “Bukankah itu berarti kau sudah lebih lama bermesraan dengannya daripada mereka..”

DOR

Sehun langsung mati gaya kalau sudah dinasehati oleh kakak Luhan tersayangnya itu. Ia tak bisa berkata apa-apa karena memang yang dibicarakan Luhan itu benar.

“Sudahlah.. Biarkan saja mereka Xiao Lu. Kau sebenarnya juga ingin melakukannya bukan? Mengaku sajalah…” Hyeon Hyo menyikut bahu Luhan.

Luhan kemudian tersenyum kaku. Ia memang iri dengan mereka yang bisa membuat forum dalam forum, tapi sayang, Luhan tak bisa melakukan itu kalau di depan umum, ia lebih suka melakukannya di tempat sepi saja. Nah lho?

“KALIAN BICARA APA SIH!?” Baekhyun emosi. Mengapa arah pembicaraan menjadi tidak jelas. “YANG TERAKHIR ITU YOSEOB. DAN SUDAH TERLIHAT DARI CARANYA SEJAK DULU, SI PENDEK ITU SUKA PADA AEGY!” *caps kegigit Chanyeol

Sepertinya efek karena masih jomblo sendiri Baekhyun jadi mudah marah. Hanya ia disana yang jomblo, sedangkan yang lain? Mereka sudah punya kekasih! Suramnya masa muda Baekhyun.

Hening. Mereka semua tak tahu kalau Suho hanya bisa mengepalkan tangannya. Kesal. Dia marah. Ia tak bisa setenang Kris yang berkata ‘tidak peduli’ padahal dalam hati emosi menjadi-jadi.

“Aku akan menyusul ke Busan!!”

“Kau bercanda!!” Seluruh member EXO dan couplenya berteriak hampir bersamaan.

“Aku setuju,” balas Kris tenang.

“Aku bahkan akan langsung bilang pada kakeknya untuk meminta izin kawin lari dengan Aegy!”

GUBRAK

Semuanya langsung jatuh berjamaah. Astaga. Mengapa Suho jadi seperti gila sendiri. Sebenarnya kau beri mantra apa padanya Shin Aegy?

“Ide yang bagus..” Kris berkomentar. EXO member dan all couple langsung tak sadarkan diri.

“Kau membelaku?” Suho terlihat berbinar.

“Tidak. Aku hanya suka caramu yang liar.”

“Mwo!?”

~XXX~

“Telingaku berdenging, seperti ada yang membicarakanku..” desis Kyuhyun, namun ia masih fokus pada jalanan di depannya. Ia menyetir dengan tenang. Yoseob mengangguk. “Aku juga…”

“Pendengaran kalian sepertinya terganggu,” komentar Aegy pedas.

“Shin Aegy! Tidak bisakah kau bicara lebih lembut sayang?” Yoseob gemas. Sejak bertemu lagi, Shin Aegy semakin ketus dan menakutkan.

“Sayang sayang!! Kau siapa aku siapa eoh?! Teman bukan, pacar dalam mimpi saja tidak mungkin!” Yoseob pundung. Sementara itu Kyuhyun malah tertawa melihat sepupunya diperlakukan seperti itu. Yoseob chibi entah mengapa selalu kalah dengan Shin Aegy. Akan sulit bagi sepupunya itu untuk menakhlukkan hati sekeras batu Aegy.

Mereka telah melewati jalan tol Seoul ke Busan. Sebentar lagi mereka akan tiba di rumah kakek. Haraboji mereka yang terhormat, tak lain adalah Shin Soo Man. Pengusaha kambing terkaya di Busan.

Kyuhyun sedikit memelankan kecepatan. Mereka mulai memasuki pusat kota Busan. Sekarang Kyuhyun sesekali menatap kursi di sampingnya. Rinrin, seperti biasa, ia malah mengantuk dan tertidur. Sudah bawaan kalau dia melakukan perjalanan jauh pasti rasanya ingin tidur. “Dia masih tetap manis seperti dulu.”

“Hey hey!! Cho Kyuhyun!! Jangan memandang Ri-ah terus!” Aegy kembali marah. Ia mendapati Kyuhyun mencuri pandang Rinrin.

“Kau galak sekali, Shin Aegy? Apa sih yang kau makan,” tatap Kyuhyun sinis.

“Beling… ya nasilah..” geram Aegy. Emang kuda lumping?

Yoseob terkejut, Kyuhyun tertawa sinis. Tapi tiba-tiba Kyuhyun mengerem mendadak karena ia tidak melihat adanya lampu merah gara-gara berdebat dengan Shin Aegy.

CKITTT

DUAK

“Appo!!” teriak Rinrin. Ia bangun karena benturan. Kyuhyun, Aegy dan Yoseob terkejut. “Sakit…” ringis gadis itu. Ketenangannya saat tidur terganggu, ditambah bangun dengan cara tidak elit.

Tiba-tiba sebuah tangan halus menyentuh Rinrin. Tangan kurus yang panjang, ah mirip sekali dengan Kris, apakah Kris datang menjemputnya? Terakhir tadi dia bermimpi kabur dengan Kris?

“Gwaenchana?” tanyanya lembut. Rinrin terkejut. Itu suara Cho Kyuhyun, bukan Kris, berarti itu juga tangan Kyu. Tapi kelihatannya pemuda itu cukup khawatir. Hey, sejak kapan Kyuhyun khawatir padanya.

“Ri-ah… Kau tidak apa-apa??” Aegy langsung menjulurkan kepala menatap sepupunya. Rinrin mengangguk. Memang lumayan sakit dan menimbulkan pening. “Nan gwaenchana,” balas Rinrin. Tidak ingin membuat yang lain khawatir.

“Kyu.. kau harus lebih hati-hati..” bisik Yoseob.

“Ah ne..” Kyuhyun melanjutkan menyetir, namun ia tak berani menatap yeoja di sampingnya itu lagi. Dia terlalu manis kalau tersenyum.

~XXX~

 

At Haraboji’s House

“Mwo!!!!! Di jodohkan?!” pekik Aegy dan Rinrin tajam. Harabeoji mereka hanya tersenyum dan mengangguk pelan.

“Kau gila harabeoji” desis Aegy. Rinrin dan Harabeojinya menatap Aegy tajam. Berani sekali anak ini mengatai kakeknya sendiri gila. Ya walau memang dia gila, tapi tidak perlu diperjelas seperti itu kan?

“Memangnya ini jaman Siti Nurbaya pake acara jodoh-jodohan segala!” sambung Aegy. Dia kesal. Dadanya naik turun menahan emosi. Masih untung dia tidak melempar sesuatu kearah kakeknya mengingat dia sudah tua.

“Eungg, Aegy-ah.. siapa itu Siti Nurbaya?” Tanya Rinrin dengan polosnya. Kakeknya pun sama penasarannya dengan Rinrin, tapi dia hanya menunjukkannya dengan alis bertaut.

“Eh, kalian tidak tahu?” Aegy balik bertanya. Rinrin menggeleng pelan. “Itu lho~ cerita rakyat dari Indonesia, ceritanya tentang perjodohan seperti ini juga. Malah lebih parah, dia menikah dengan tua Bangka karena harus melunasi hutang ayahnya,” jelas Aegy. Rinrin dan kakek sweatdrop. Rinrin menepuk keningnya pelan. Tidak disangka kalau sepupunya ini aneh luar biasa.

“Tapi aku menjodohkan kalian bukan karena aku punya hutang,” bela sang kakek. Sepertinya dia tidak suka jika dia dinilai seperti lelaki tua yang suka berhutang.

“Tapi sama saja kek,” ujar Rinrin tegas. Dia tidak suka dengan acara perjodohan seperti ini. Bagaimanapun dia memiliki Kris. Dan dia hanya menginginkan Kris yang menjadi masa depannya. “Intinya kami dijodohkan,” lanjutnya dan di iringi anggukan dari Aegy.

“Bahkan umurku belum ada 20 tahun kek! Tahu kah kau kalau ulang tahunku itu lama? Dan itu membuat umurku tertinggal jauh! Apa kau tega kalau cucumu yang masih kecil ini menikah? Aku bahkan tidak menyukainya kek!” Rinrin hanya memutar kedua bola matanya malas. Kenapa sepupunya ini jadi tambah aneh euh? Untuk apa membahas umur dan juga tanggal lahirnya yang memang sangat beda jauh dengannya. Apa otaknya mengalami gangguan akibat terlalu shock?

“Eh. tunggu! Memang aku ingin dijodohkan dengan siapa?” Tanya Aegy inconnect yang membuat Rinrin semakin gemas ingin menelannya.

“Kau akan aku jodoh kan dengan Yoseob Aegy-ah..” Kakek menghela nafas. Bisa-bisa penyakitnya kumat jika meladeni cucunya yang satu ini. Dia terlalu ajaib. Bagaimana bisa dia memiliki cucu seperti dia? Atau jangan-jangan Aegy tertukar dengan bayi yang ada di rumah sakit?

“Mwo?! Dengan si pendek itu? Shireo!” Aegy menggeleng keras. Dia memang kenal baik Yoseob. Tapi jika harus dijodohkan, dia tidak suka. Dan dihatinya sudah ada nama Kim Joon Myun disana.

“Aku juga tidak mau. Aku masih kuliah kek, tujuanku untuk menikah itu masih terlalu lama. Aku masih ingin menyelesaikan kuliahku dulu.” Ujar Rinrin lunak. Sepertinya dia masih bisa menahan emosinya mencoba memberi pengertian kepada kakeknya.

“Aku tahu, tapi keputusanku tidak bisa diganggu. Kalian tetap harus menikah dengan mereka. Aegy dengan Yoseob, dan kau Rinrin, kau harus menikah dengan Cho Kyuhyun!” ujar kakeknya tegas. Dia bangkit dari duduknya. “Ku beri kalian waktu untuk berfikir, tapi keputusanku tetap tidak akan berubah,” lanjutnya dan pergi meninggalkan Rinrin dan Aegy yang masih diam dengan pikirannya masing-masing.

Kedua saudara sepupu itu hanya duduk diam tanpa berniat membuka suara. Bagaimana tidak, kemarin ada dua namja datang ke apartemennya dan menyuruh mereka untuk pulang ke Busan. Dan setelah sampai Busan mereka dijodohkan. Apa itu bukan hal yang mengejutkan?

 

–To Be Continued-

Ini lanjutannya ^^

Semoga kalian suka membacanya u.u

Kami harap jangan ada silent reader ya🙂

Kalau pengen di tag coment aja ^^ Please, kami butuh rclnya (read, coment and like)~

part selanjutnya akan lebih mengejutkan hehe…

sign : Ririn Cross & Aegyoppa 

32 responses »

  1. muahahahahahhaha ada lagi yeyeyeye #jogetbarengkaisehun
    kasian amat baekkie oppa ga punya yeojachingu T_T
    sini sama aku aja #plak #kaimaudikemanain
    ternyata haeyeon itu aga cerewet juga kekeekke
    hahahah kasian amat lu rin2 kejedot dashboard makanye jangan tidur mulu -_-
    lanjutt thorrr jangan lama2 ya kalo bisa kekeke😄
    sekian wassalam😄

    • hehehe~ iya dong😄 ada pasti~ :3
      jiah -_- kainya nnti nangis guling2 lho~
      iyaaaa haeyeon mah cerewetnya ga ketulungan *ditampar
      -___- biasalah.. dia kan sukanya tidur.. jadinya gtu O.o *digetok rinrin
      okee.. ini mau lanjut :3 gomawo ya hyunmi-sshi

    • iyaa.. rinrin memang harus sama kris >.<
      benar~ seEXO skli!!
      jiah kau sma baekki?? *author faint
      iya prita🙂 nnti kak lanjut ^^
      ne..fighting!!

  2. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 3 : “Pilihan Yang Sulit”<< Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  3. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 4 : “Secret” << Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  4. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 5 : “Decision”<< Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  5. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 6 : “Maafkan Aku” << Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  6. Ping-balik: >>[FF EXO] Let’s Get Married Part 7 : “Kepingan Yang Hilang” << Colaboration Cast « ★EXOplanet★

  7. Ping-balik: >>Let’s Get Married Part 8 : “Because of You..”<< FF EXO Colaboration SJ & Beast « ★EXOplanet★

  8. Ping-balik: >>Let’s Get Married Part 9 : “You And I”<< FF EXO Colaboration SJ & Beast « ★EXOplanet★

  9. Ping-balik: >>Let’s Get Married Part 10 : “Finally…”<< ENDING « ★EXOplanet★

  10. hahaha,,,
    aq ngakak baca part suho pny ide kawin lari trz kris setuju,,, hahahaha
    bner2 kerreeennn,,,,
    aegy jg kece bged gaya bicara’na,,,
    nnggeerrii,,,
    aq suka,,, suka,,, suka,,,

    • hehehe… iya… kris jga udah buntu ide kyk suho ._. ya mending kawin lari aja deh klo emang ga dapat restu.. *nah lho
      wkwkwk😄 aegy memang blak2an dan ceplas-ceplos😄
      maklum aja ya :3 *dijitak
      gomawo..

  11. Min wajar ga sih klo pindah bias?sumpah sekrag jdi bener sukaaaaaaaaaaaaaaaaa banget sama exo melebihi apapun#lebay
    Ini ff bener2 keren abis sampe bikin sisca berpindah fanbase dengan mudahnya-_-

  12. halo, kenalin aku nadya temennya junee, yg ngasih tau ttg blog fanfic mu ini…hehehe
    soalnya aku baru-baru ini jadi suka EXO bgt terutama sama Kris ^_^, makanya aku jd nyari2 fanfic ttg dia
    kalo menurut ak sih fanfic ini bagus bgt, ak suka soalnya banyak adegan lucunya dan jalan ceritanya jg seru..hehehe
    nanti tiap baca fanfic mu ak usahain buat komen ya

  13. ksihan bekkie oppa😦
    Sini sma aku aja *plak
    Hehehe
    Rinrin hrus sma kris y un g’ bleh g’ !!
    *maksadikit
    Hehehe kiding
    Lanjutkan eonnie ~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s