>>Let’s Get Married Part 9 : “You And I”<< FF EXO Colaboration SJ & Beast

Standar

Main Cast :

>> Kris EXO-M (Wu Yi Fan)

>> Suho EXO-K (Kim Joon Myun) 

>> Shin Rinrin

>> Shin Aegy

>> Cho Kyuhyun

>> Yang Yoseob

 >> Shin Soo Man

Other :

>> EXO Member and All Couple

>> Nancy –  Luhan’s Grandma

Guest Star : TTS + Jessica

 

Author : Ririn Cross & Aegyoppa

 

Disclaimer : EXO’s belong to themselves, but this story original by us! Don’t copas anywhere~

 

WARNING : OOC, author ga bisa lepas dari salah ketik, makanya typo bertebaran dimana2 T.T

 

Rated : T

 

Genre : Romance, Hurt/Comfort

New Cover FF presented by @ririnim / Riri Dancekyu *thankyu saeng ^^

 

Link FF Part Sebelumnya :

>>Let’s Get Married Part 1<<

>>Let’s Get Married Part 2<<

>>Let’s Get Married Part 3<<

>>Let’s Get Married Part 4<<

>>Let’s Get Married Part 5<<

>>Let’s Get Married Part 6<<

>>Let’s Get Married Part 7<<

>>Let’s Get Married Part 8<<

Recomended Song :

You And I – Boyfriend

Maafkan Aku – Enda (Ungu)

 

Part 9 : You And I

 

~HAPPY READING ^^~

~XXX~

“Aku lelah..” desis Rinrin. Gadis itu kemudian menjatuhkan diri. Terlihat kelelahan. Kris yang sudah lebih dulu langsung berhenti dan kembali.

“Ayo lanjutkan?” Ia mengulurkan tangan. Tetapi Rinrin menatapnya jengah.

“Kris jelek babo. Kenapa kau sungguh-sungguh mengajakku lari, malam hari pula?”

Kris tertegun. Ia sudah lama tak mendengar Rinrin memanggilnya dengan sapaan aneh itu. Katanya itu panggilan sayang.

Kris kemudian jongkok dan menyamakan tingginya dengan Rinrin. “Bukankah kau yang meminta?”

Rinrin mengerucutkan bibirnya. Kesal. Ia sedang tidak bercanda, tetapi mengapa namja ini malah menganggap hal ini sesuatu yang tidak serius.

“Bagaimana keadaanmu? Apa sudah lebih baik?” Kris bertanya.

Rinrin tersadar. Rasa  sesak dan mual akibat kepiting tadi telah hilang. Ia menatap namja itu. Sepertinya Rinrin pernah mengalami ini. Dimana? Kapan?

“Kelihatannya kau sudah lebih baik.”  Kris mengangkat bahunya.

Ingatan Rinrin melayang ke masa lalu. Dulu Kris pernah melakukan hal yang sama. Untuk mengurangi rasa mual dan sesak akibat kepiting yang pernah ia makan  pemuda itu segera mengajaknya berlari di bibir pantai. Cara yang aneh. Tapi itu memang dilakukan oleh Kris. Dan sejauh ini berhasil.

Rinrin langsung menundukkan kepalanya. Ia menahan menangis. Bahkan Kris masih mengingat apa yang ia tidak suka dan bagaimana mengatasinya.

“Putri Tidur..” Rinrin dan Kris langsung mengalihkan pandangan pada sumber suara. Kyuhyun berdiri disana. Laki-laki itu langsung menghampiri Rinrin. “Hey, kenapa kau menangis?!”

Kris kemudian menatap mereka dengan sedikit mundur teratur. Rasa sakit itu datang kembali. Kris hanya bisa menatap nanar pada Kyuhyun dan Rinrin.

“Gwaenchana,” balas Rinrin. Dia mengusap air matanya.

“Emh. Baiklah. Ayo kita pulang. Sudah malam..” Kyuhyun memegang pundak Rinrin. Rinrin melirik ke arah Kris. Kyuhyun mengikuti arah pandangan Rinrin.

“Oh ada kau.. Ehm Putri Tidur, sudah kau berikan undangan padanya?” tanya Kyuhyun.

DEG

Rinrin bahkan lupa. Gadis itu menggeleng. Sedikit ragu, Rinrin kemudian mengeluarkan sebuah kartu undangan warna merah.

Rinrin berdiri, kemudian ia melangkah perlahan ke arah Kris. “Ini…”

Kris telah merasakan sesuatu yang tidak enak. Dengan sedikit bergetar namja itu menerimanya. “Jangan lupa datang,” bisik gadis itu.

Namja itu membukanya perlahan. Seketika dunianya seperti tak lurus lagi. Hatinya semakin terluka.

“Ke pernikahan kami..” balas Kyuhyun.

Kris tersenyum getir. “Selamat ya..” Hati Rinrin ikut hancur saat itu juga.

~XXX~ 

 

Aegy dan Suho tampak berjalan berdampingan. Keduanya hanya diam karena tidak ada satupun dari mereka yang berniat membuka suara. Suasana terlalu canggung. Bahkan Aegy yang biasanya cerewet kini hanya bisa tertunduk malu mengingat kejadian dimana dia menubruk Suho. Aigo..

Suho melirik sekilas Aegy yang berjalan disampingnya. Ingin sekali dia menggenggam tangan itu lagi. Rasanya sudah lama sekali dia tidak melihat Aegy. Apa Aegy sehat? Apa dia makan dengan teratur? Apa dia bahagia? Banyak sekali pertanyaan yang berkecamuk dikepalanya, tetapi bibirnya terlalu kelu untuk mengeluarkan semua pertanyaan itu.

“Aegy..”

“Joon Myun-ssi.”

Suho dan Aegy kembali tertunduk. Kenapa suasananya jadi canggung seperti ini?

“Kau duluan saja.”

“Kau duluan…”

Lagi-lagi mereka mengatakannya secara bersamaan. Ck! Benar-benar sangat kompak.

Aegy tersenyum kecil. “Aku.. hanya ingin bilang terima kasih..” Suho mengangguk dan tersenyum. Memang sudah seharusnya kan dia melindungi Aegy? Sampai kapanpun, dia akan tetap melakukannya.

“Aku benar-benar takut tadi. Anjing itu benar-benar menyebalkan.”

“Tapi dia tampak lucu.” Aegy mengerucutkan bibirnya. “Apanya yang lucu. Anjing itu menyeramkan!”

Suho tertawa pelan. Dia tahu betul Aegy tidak suka dan takut anjing, tapi sekali-kali mengoda Aegy tidak apa-apa bukan? Selama masih bisa?

“Lain kali jangan buat orang khawatir Aegy-ah. Kenapa kau tiba-tiba menghilang dari acara?”

DEG

Aegy mematung. Ingatannya kembali pada saat kejadian beberapa menit lalu. Saat Suho tersenyum manis pada wanita itu dan begitu juga sebaliknya. “A..aku hanya sedang mencari es krim,” bela Aegy. Eh, tapi tidak bisa di bilang kalimat belaan juga, karena memang tujuannya keluar adalah untuk mencari es krim.

“Es Krim?” Suho menautkan kedua alisnya. “Sudah masuk musim gugur tapi kau mencari es krim malam-malam seperti ini?”

Aegy hanya memamerkan senyum tiga jarinya. Kebiasaanya makan es krim memang tidak melihat sedang berada dalam iklim apa mereka saat itu. Yang dia pikirkan adalah perasaannya akan lebih baik saat memakan benda dingin dan manis itu.

“Kau benar-benar anak nakal.” Suho mengacak pelan rambut Aegy. Hening. Mereka masih bersitatap. Terpancar rasa rindu yang teramat sangat mendalam dikeduanya.

 

Jebal saranghae~ saranghae~ saranghae~

Keduanya tersentak akibat suara dering ponsel Suho. segera namja itu mengangkat panggilannya.

“Yeoboseyo.”

“Ah, Myunnie oppa. Apa Yeppo bersama denganmu?” Suho melirik Aegy yang kini menatapnya dengan alis berkerut. Sepertinya dia ingin tahu siapa yang menelpon. Suho mengerakkan bibirnya tanpa suara “Je Hwa.” Aegy mengangguk.

“Dia ada bersamaku. Wae?”

“Ah, itu.. Yoseob.. datang menjemputnya…” Suho mematung. Luka dihatinya kembali terbuka. Matanya kini memperhatikan Aegy yang tampak berjongkok dan menghitung jumlah semut-semut yang sedang berbaris di tanah. Pekerjaan bodoh.

“Myunnie oppa? Kau masih disana?” Suho tersentak. Dia lupa jika masih melakukan panggilan dengan Je Hwa. “Nde.. arraseo..” Suho memutuskan panggilannya dengan Je Hwa. Dia menarik nafas panjang. Dia benar-benar harus melepas yeoja dihadapannya ini.

Suho menghampiri Aegy dan menepuk pundak yeoja itu pelan. “Ayo kita kembali, yang lain sudah menunggumu.” Aegy mengangguk dan berdiri mengikuti langkah Suho.

Mereka kembali hening. “Ehmm.. Joon Myun-ssi” desis Aegy pelan. Suho hanya melirik Aegy sekilas dan mendeham pelan sebagai jawaban.

“Lusa… kau akan datang bukan?” Aegy menggigit bibir bawahnya. Dia takut mengatakan ini. “Datang kemana?”

“Ke.. pernikahanku..”

JDER

Suho hanya dapat terdiam. Dirinya bagaikan tertimpa runtuhan batu besar. Hatinya benar-benar hancur mendengar Aegy mengucapkan kalimat itu. ‘pernikahan’ itu berarti mereka sudah benar-benar berakhir. Sudah tidak akan ada lagi tawa Aegy yang menghiasi harinya. Tidak akan ada suara-suara omelan dari Aegy. Dan yang paling pasti adalah tidak akan ada lagi Aegy disininya.

Aegy hanya tertunduk. Bahunya terlihat bergetar karena dia memang sedang menahan airmatanya. Ini adalah keputusannya, dan dia harus kuat bukan?

“Aku… tidak akan datang.”

Aegy menangkat kepalanya dan menatap Suho tidak mengerti. Kemudian seulas senyuman tipis terukir diwajah manis Aegy. “Ah, kau pasti sibuk ya? gwenchana..” Aegy tersenyum kaku. Dia benar-benar merasa bodoh. Suho kan orang sibuk, tentu saja dia akan sulit untuk sekedar menghadiri sebuah acara pernikahan. Terlebih untuk menghadiri pernikahan ‘mantan pacarnya’.

“Aku tidak akan datang karena hal lain.” Suho memandang Aegy lurus. Sedangkan Aegy menatapnya tidak mengerti. “Jika aku datang, aku tidak yakin akan sanggup menahan diri untuk tidak membawamu pergi Shin Aegy.. aku.. terlalu mencintaimu..” lanjut Suho dengan senyuman miris yang terukir diwajah tampannya.

Aegy meremas ujung bajunya dan ikut tersenyum ke arah Suho. “Benar, kalau begitu tidak usah datang saja.” Suho masih memandang Aegy dalam. “Boleh aku memelukmu.” desis Suho pelan. Aegy hanya diam. tidak tahu harus berbuat apa.

GREP

Tanpa persetujuan Aegy, Suho langsung memeluk yeoja itu erat. Dia benar-benar merindukan gadis ini. Sangat rindu. Kenapa Tuhan bisa kejam terhadapnya? Kenapa kisah cintanya harus berakhir dengan seperti ini? Tidak bisakah dia tetap bersama dengan Aegy? Tidak bisakah?

Aegy mengangkat tangannya ragu. Haruskah dia membalas pelukan Suho? dia takut jika dia membalasnya, maka dia tidak ingin melepaskannya lagi.  “Joon Myun-ssi..” panggilnya lirih.

“Panggil aku seperti biasa Ae-chan…”

DEG

“Panggil aku dengan sebutan itu lagi.. untuk terakhir kalinya..” Suho semakin membenamkan kepalanya di lengkukan leher Aegy. Menghirup aroma gadis itu dalam-dalam. Tidak apa kan jika untuk terakhir kalinya?

Tanpa ragu Aegy membalas pelukan Suho. “Aku akan sangat merindukanmu raMyun pabo jelekku.. tetaplah tersenyum dan bahagia..”

~XXX~

“Kyu!! Kenapa kau tak bilang kalau menyusul mereka. Kau meninggalkanku!” Yoseob mengerucutkan bibirnya. Kyuhyun telah berjalan menggandeng Rinrin saat itu, dengan Kris di samping agak ke belakang.

Pappiyong dan EXO member lain menatap iba ke arah leader EXO-M itu. Di belakang KrisRinKyu ada HoAe yang berjalan agak menjauh. Segera Yoseob meluncur kesana.

“Aegy!!”

Aegy tersenyum singkat ke arah Yoseob. “Aku merindukanmu~” Yoseob langsung memeluk Aegy erat.

“Kau lucu sekali Yang Yoseob, kita bahkan hanya berpisah dua jam dan kau bilang kau merindukanku?” ujar Aegy datar. Membuat Yoseob mengerucutkan bibirnya. Lalu pandangannya teralih ke arah Suho yang masih berdiri tidak jauh dari Aegy dengan pandangan yang sulit diartikan. Seperti terluka, sedih, kecewa dan marah menjadi satu.

“Ah~ sudah lama tidak bertemu~ apa kabar?” Yoseob tersenyum cerah ke arah Suho.

“Aku baik.. kau?” Tanya Suho basa-basi.

Yoseob mengangguk pelan. “Apa kau sudah memberitahunya Aegy?” Yoseob melirik Aegy sekilas. Sedangkan Aegy malah memalingkan wajahnya ke arah lain.

“Dia sudah memberitahuku,” jawab Suho. Yoseob sontak menatap Suho. “Aku minta maaf, tapi sepertinya lusa jadwalku padat. Jadi kemungkinan aku tidak bisa datang.” Suho mencoba tersenyum seperti biasa. Mencoba mengikhlaskan keputusan Aegy. Ya, dia harus bisa menerimanya.

“Ahh,, sayang sekali kau tidak bisa datang..” Yoseob mengerucutkan bibirnya. “Sudahlah, kau berisik Yoseob. Aku lelah ingin pulang.” Aegy lantas berlari ke arah Rinrin dan menghempaskan tangan Kyuhyun dari Rinrin.

“Ya! apa yang kau lakukan Shin Aegy!?” Protes Kyuhyun.

“Wae? aku hanya ingin berjalan bersama Rinrin, jika kau mau, kau bisa gandeng Yoseob,” jawab Aegy santai dan membawa atau lebih tepatnya menyeret Rinrin.

Yoseob mengangkat telapak tanganya dan mengumam sendiri. “Kenapa Aegy tidak menggandeng aku saja.”

Tidak jauh dari sana~

“Aku rasa Aegy eonnie sengaja”

“Iya, aku rasa seperti itu. Lihat caranya menghindar, terlihat sekali.”

Tampak Hyeon Hyo dan Haeyeon berbisik-bisik membicarakan pemandangan yang ada didepan mereka ini. Aegy yang dengan santainya mengandeng tangan Rinrin dan meninggalkan Kyuhyun tampak marah-marah dan Yoseob yang sedikit kecewa.

“Aegy eonnie memang paling bisa menghancurkan moment orang lain,” tambah Haeyeon.

“Kau benar! Biar tahu rasa mereka! Salah sendiri menganggu K-rin dan HoAe,” timpal Hyeon Hyo.

Pletak!

Dengan Sukses dua buah jitakan mendarat dikepala Hyeon Hyo dan juga Haeyeon.

“Kalian ini bicara apa eoh!?” omel Je Hwa tersangka dari penjitakan tidak elit itu. “Kalian harusnya mendoakan mereka karena sebentar lagi mereka akan menikah. Bukannya berbicara seperti itu,” lanjut Je Hwa. Sebenarnya dia juga tidak setuju jika kisah cinta K-Rin dan Juga HoAe harus berakhir seperti ini. Tapi, ini adalah keputusan yang diambil oleh Rinrin dan Aegy. Sebagai kakak dia hanya bisa mendukung dan mendoakannya bukan?

“Habis aku kesal eonnie.” Haeyeon mengelus-elus kepalanya yang berkedut (?). Hyeon Hyo mengangguk setuju.

“Aku tahu, tapi kita harus tetap menghormati keputusan Rinrin dan juga Aegy kan?” Je Hwa tersenyum pahit menatap Rinrin dan Juga Aegy.

“Darling~ kau tidak akan meninggalkanku kan?” Chanyeol menggenggam erat tangan Hyemin. “Tentu tidak darling~” Hyemin tersenyum dan mengelus pipi Chanyeol lembut.

“Hmm… mulai deh.. mesra-mesraannya lagi, sepertinya kalian adalah skinship couple selanjutnya menggantikan posisi HoAe?” celetuk Min Rin yang berdiri tepat di samping Hyemin.

“Noona~ kalau bilang seperti itu karena kau iri dengan mereka kan?” Goda Tao yang mendapatkan death glare dari Min Rin, membuat Tao bungkam.

 

Kembali pada AeRin.  

 

“Aegy…” bisik Rinrin.

“Nde..?”

“Bolehkah aku memberontak saat ini juga?”

“Apa maksudmu Shin Rinrin?” Aegy tak mengerti. Ia pusing harus menghadapi Suho, ditambah dengan datangnya Yoseob yang memperkeruh suasana. Apa yang harus ia lakukan?

“Are you okay?” tanya Jessica pada Kris yang saat itu terlihat diam. Kris hanya mengangguk dan bergumam. “I’m okay.”

Rinrin menatap Kris dan Jessica nanar.

“Kau gila Shin Rinrin!?”

“Aku memang sudah gila sejak awal. Aku tak bisa berpisah dari si jelek itu..” bisik Rinrin.

Mata Aegy membulat mendengar penuturan sepupunya. Saat itu juga Rinrin segera melesat ke tempat Kris. Jessica minggir karena kedatangannya.

“Kris–” Belum sempat Rinrin menyelesaikan ucapannya Kyuhyun sudah menarik yeoja itu ke dalam pelukannya. Tepat di depan mata Kris. “Kyu…”

“Jangan pergi..” bisik namja itu.

“Tapi aku..”

“Kumohon… Tinggal sebentar lagi..” Kyuhyun terlihat benar-benar serius.

Kris yang melihat pemandangan itu langsung membuang muka. Ia tak sanggup. Seharusnya memang ia membawa kabur yeoja itu sejak tadi. Ia tidak melakukannya karena ia tidak ingin dianggap sebagai penjahat. Tapi kalau akhirnya jadi seperti ini seharusnya ia penuhi saja permintaan Rinrin. Kris baru sadar, dirinya sangat bodoh.

Semua yang ada disana hanya bisa terpaku. Sibuk dengan pikiran masing-masing.

~XXX~ 

 

“Eomma.. Ini mengerikan..” desis Aegy. “Aku tidak mau..” Ia menangis di pelukan eommanya. Bagaimana bisa ada perjodohan yang aneh ini.

“Eomma juga tidak mengerti dengan kakekmu nak.” Eomma Aegy hanya bisa mengelus lembut rambut anaknya. Ia merasa kasihan melihat Aegy seperti ini. Aegy selalu berharap bisa menemukan tambatan  hatinya sendiri. Tapi perjodohan tragis ini membuat semuanya berubah.

“Ini benar-benar tidak adil..” desis Rinrin.

Rinrin eomma hanya menatap anaknya sendu. Ia tahu apa yang dipikirkan oleh putrinya itu. Kadang Rinrin memang sering bercerita tentang namja yang ia suka. Dan eomma Rinrin selalu senang mendengarkan anaknya bercerita tentang, Kris. Walaupun eomma Rinrin tidak pernah bertemu secara langsung, tapi Kris terlihat sebagai pemuda yang santun. “Kau pasti akan bahagia. Eomma akan jamin itu..” Sang ibu bertekad.

~XXX~

“Appa serius dengan keputusan yang mendadak ini?” tanya Ayah Aegy.

“Aku serius..” jawab Soo Man. Ia tetap kukuh dengan pendiriannya. Cucunya harus menikah dengan cucu dari cucu keluarga sahabatnya sendiri.

“Tapi mereka masih terlalu muda appa..” desis Ayah Rinrin.

“Itu tak masalah..” jawab Soo Man.

“Mereka bahkan belum genap 20 tahun appa. Pikirkan baik-baik..” Ayah Aegy terlihat sedikit frustasi. Bagaimana bisa anaknya yang manis itu dijodohkan dengan si chibi Yoseob. Ia agak kurang sreg dengan calon menantunya yang wajahnya saja masih terlihat seperti anak SD.

“Benar appa. Rinrin bahkan masih kuliah..” bela Ayah Rinrin. Ia juga sedikit tidak setuju dengan Cho Kyuhyun. Tinggi pemuda itu bahkan melebihi tingginya sendiri sebagai appa Rinrin. Padahal jika Ayah Rinrin tahu siapa kekasih Rinrin ia pasti akan lebih kaget, Kris kan tingginya hampir menyamai tiang listrik. -_-

“Anak kalian yang akan menikah kenapa kalian yang repot sih?” -_- Soo Man kelihatannya sudah jenuh dari tadi berdebat dengan dua anaknya ini.

Ayah Rinrin dan Aegy hanya bisa sweatdrop. Kadang-kadang kakek Shin Soo Man memang sedikit ajaib.

Saat itu masuklah eomma Rinrin dan eomma Aegy. Mereka sudah bulat membela hak putrinya.

“Appa, kami menolak perjodohan ini!” seru eomma Rinrin dan Aegy bersamaan. Mereka memang sehati seperti anak mereka. Keke

“Ara, Chansoo! Apa yang kalian katakan!” Soo Man langsung berdiri. Ia tidak mengerti mengapa kedua menantunya menolak, seperti yang dilakukan suami mereka. Apakah pilihan ini memang benar-benar sulit dan tidak sehati dengan jalan mereka?

“Aegy dan Rinrin punya hak untuk menentukan masa depan mereka appa. Appa jangan terlalu egois dengan mementingkan kepentingan appa..” terang Ara, eomma Rinrin.

“Ne appa. Jalan hidup mereka masih panjang. Kumohon.. Appa pikirkan sekali lagi keputusan ini. Bahkan appa tak memberitahu kami sejak awal tentang keputusan appa ini..” bela eomma Aegy, Chan Soo.

Soo Man tertegun. Begitu burukkah langkahnya untuk menjodohkan kedua cucunya? Bahkan Aegy sampai memberontak. Rinrin yang diam sebenarnya juga tak jauh berbeda dari Aegy, tapi ia tak menyadarinya.

“Dan mereka punya orang yang mereka cintai serta mencintai mereka dengan tulus. Apakah appa ingin menghancurkan kebahagiaan cucu appa sendiri?” desis eomma Rinrin.

Pikiran Soo Man langsung melayang. Ia ingat, ada dua orang pemuda yang datang ke tempatnya. Memohon demi Aegy dan Rinrin.

_FLASHBACK_

“Siapa kalian? Dan ada perlu apa datang kemari?” tanya Soo Man dengan angkuhnya. Ia tidak mengenal dua pemuda ini. Satunya bertubuh pendek, manis, dan terlihat sopan. Sedangkan satunya bertubuh sangat tinggi, tampan, ia juga tak kalah santun.

“Shin Soo Man haraboji yang terhormat. Saya Wu Yi Fan… Kekasih Rinrin..” Kris membungkukkan badannya.

“Dan saya Kim Joon Myun. Kekasih Aegy..” Suho juga membungkukkan badannya lebih dalam.

Soo Man terkejut. Kekasih? Cucunya punya kekasih!? Sejak kapan?! Dan mengapa mereka tidak sekalipun memberitahu kakeknya. Apalagi ini. Pemuda-pemuda ini terlihat berbeda.

“Ba..bagaimana kalian bisa berpacaran dengan cucuku! Ini konyol! Tidak mungkin!” desis Soo Man tajam. “Jangan mengaku-ngaku hey anak muda!”

Suho dan Kris membungkukkan badannya lagi. “Tapi kami serius haraboji.. Saya serius dengan Rinrin. Saya mohon ijinkan hubungan kami.”

“Saya juga serius dengan Aegy. Saya berjanji akan membahagiakannya..”

“Tidak bisa! Rinrin dan Aegy cucuku.. Aku tak akan ijinkan. Cucuku sudah punya calon yang lebih baik dari kalian. Jadi, sebaiknya kalian pergilah dari sini!” Soo Man segera bangkit dari kursinya dan meninggalkan dua pemuda itu tertunduk.

_FLASHBACK END_

Soo Man memegang dadanya. Jantungnya. Sakit. “Appa!!” pekik Chansoo, eomma Aegy. Ia segera memapah kakek tua itu. Rinrin eomma hanya berdiri di tempatnya.  Ia sedih, tapi pada kenyataannya appa mertuanya itu memang tidak bisa dibantah.

Namun kakek tua itu menepis tangan Chansoo. “Percuma kalian mau bicara apa. Pernikahan tinggal 2 hari lagi. Jangan membantah perkataanku!”

Orangtua Aegy dan Rinrin hanya bisa mematung di tempat. Sifat keras kepala kakek Soo Man tidak bisa ditaklukkan. Mereka hanya bisa mengharapkan anak mereka bahagia kelak, walau dengan pernikahan yang sepertinya tidak mereka inginkan ini. Semuanya sudah terjadi. Nasi telah menjadi bubur.

~XXX~

 

@Wedding Day

Seorang yeoja tampak diam menatap dirinya di pantulan cermin. Tubuhnya sudah berbalut dengan gaun indah yang dia coba saat itu. Terlihat sangat cantik dengan polesan make up yang simple dan sederhana. Kinikah akhirnya? Menikah di usia muda, dengan namja yang tidak kau bayangkan sebelumnya.

“Ri-ah?” Rinrin –yeoja itu– menoleh kearah meja rias disampingnya. Tampak Aegy dengan riasan make up yang tidak jauh berbeda dengannya. Tentu saja, selera mereka hampir sama dalam urusan make up. Rinrin tersenyum. “Wae?”

“Kau siap?” Rinrin menautkan kedua alisnya. “Siap untuk menjadi nyonya Cho?” Rinrin menundukkan kepalanya. Hatinya benar-benar ingin dia untuk berontak. Tapi semua sudah dipersiapkan. Tidak mungkin kan dia membuat keluarganya malu karena membatalkan pernikahannya?

Rinrin mengangguk. “Lalu kau? Siap jadi nyonya Yang?” Aegy mengerucutkan bibirnya. “Nama itu aneh sekali. Yang Aegy, nama macam apa itu?! Kim Aegy jauh lebih baik~” Aegy dan Rinrin tertawa kecil.

“Kalian sepertinya tampak senang?”

“Bumma!”

“Bunda Je Hwa!”

Pekik Aegy dan Rinrin bersamaan. Keduanya langsung memeluk kakak tertua mereka. “Kau datang bumma?” Tanya Aegy semangat.

“Tentu saja, mereka juga datang.” Je Hwa melirik ke arah pintu ruang ganti. Tampak Ppappiyong dan EXO member melambaikan tangan mereka.

“Eonnie kami datang~” teriak duo magnae secara bersamaan. Keduanya pun langsung memeluk Aegy dan Rinrin. “Kalian membuatku sesak.” Aegy melepas pelukan duo magnaenya ini untuk mengambil nafas. Sedangkan yang memeluk hanya tersenyum tidak jelas.

“Selamat ya saengie~” Kini giliran Min Rin dan Hyemin yang memeluk Aegy dan Rinrin. Untung saja pelukan mereka tidak seerat para magnae.

“Kalian cantik sekali~” Min Rin menatap Aegy dan Rinrin tidak percaya. Tentu saja, selama ini kan mereka tidak pernah mengenakan gaun seperti ini.

“Gomawo eon~” Rinrin tersenyum manis. Meski begitu ia tetap masih merasakan sepi.

Sepi. Diantara keramaian ini ia merasa sepi. Masih terngiang di pikiran Rinrin kata-kata itu. “Aku takkan membiarkanmu kesepian, aku akan selalu bersamamu..” Tapi justru ia yang yang mengkhianati janji pemuda itu. Akankah dia akan datang setelah apa yang terjadi?

Mata Rinrin melihat ke seluruh penjuru ruangan itu. Matanya terpaku pada sosok pemuda jangkung yang sedang bersandar di depan pintu. Dia datang. Kris.

Rinrin menatap nanar pemuda itu. Bukan dia yang akan jadi pendamping hidupnya. Tapi orang lain. Seulas senyum getir terpatri di wajah Rinrin.

“Chukkae ya, Aegy, Rinrin.” Suara imut itu membuyarkan lamunan Rinrin.

“XiuPao!” Aegy langsung menghampiri Xiumin dan mencubit pipi gembul namja itu. “Ya! kenapa malah mencubitku eoh?! tidak sopan!?” omel Xiumin.

“Itu karena pipimu minta dicubit oppa,” sembur Haeyeon sebelum Aegy membuka mulutnya. “Aku tahu itu alasan mu eonnie~” Haeyeon kembali menggoda Aegy yang membuat Aegy cemberut. Dasar magnae menyebalkan. Awas saja!

“Rin-ah.”

“Baekkie oppa!” Rinrin sontak memeluk Baekhyun yang tersenyum manis padanya. “Kau datang?” ujar Rinrin tidak percaya. Bukankah Aegy bilang EXO K tidak akan datang. Suho bilang jadwal mereka padat.

“Tentu aku datang..” Baekhyun tersenyum sendu ke arah Rinrin. Hatinya pilu melihat Rinrin seperti ini.

“Kikie oppa!!!!” suara lengkingan Aegy berhasil membuat Baekhyun tersadar. Aegy langsung memeluknya erat. “Kenapa bisa disini?” Tanya Aegy incconect.

“Bukankah itu karena kau mengundang kami.” Aegy dan Rinrin menatap kearah belakang Baekhyun yang terdapat sebuah sosok tinggi bak tiang jemuran sedang memamerkan senyum pepsodentnya.

“Chan-chan!!! Ahhh,, yang lain juga.” Seru Aegy saat melihat Sehun yang menghampiri Je Hwa dan Juga Dio dan Kai yang tersenyum kearah mereka. Eh? jangan-jangan dia juga datang?

“Suho Hyung ada dibelakang,” seru Sehun yang membuat Aegy mematung. Suho benar-benar datang?

“Rin-ah, Aegy…” Suara lembut kembali menyapa mereka.

“Lulu oppa… Kau datang juga..” Rinrin tersenyum.

“Tentu saja aku datang, demi dongsaengku tercinta,” ucap namja itu dan tersenyum manis. “Dan juga karena paksaan Hyo Xin,” bisik Luhan. Ia tak ingin kekasihnya mendengar apa yang ia katakan. Bahkan jas yang Luhan pakai saat ini adalah pilihan Hyeon Hyo.

“Kau lucu sekali oppa.” Aegy hampir tertawa saat melihat ekspresi Luhan. Setidaknya ini bisa melupakan kesedihannya.

“Oh iya.. Oppa.. Di sampingmu?” tanya Rinrin. Ia melihat seorang wanita menggandeng tangan Luhan.

Hello…” ucap sosok itu ramah. “Neomu yeppo..” lanjut sosok itu sambil memeluk Rinrin dan Aegy. “Kuharap Luhan juga bisa segera menyusul kalian.”

Luhan tersenyum kecut. Hyeon Hyo masih muda. Bagaimana bisa mereka menyusul secepat itu. “Nancy… Jangan bicara yang tidak-tidak.” Luhan mengerucutkan bibirnya.

“NANCY!?” pekik Aegy dan Rinrin bersamaan.

Luhan tersenyum kaku. “Nancy ikut karena kebetulan beliau datang ke Korea. Tidak apa-apa kan?” tanya Luhan. Rinrin dan Aegy tersenyum cerah. Tentu saja tidak masalah.

“Semoga kalian bahagia..” bisik Nancy. Senyumnya masih terlihat manis walau keriput menghiasi wajah perempuan itu.

“Tenanglah. Cucuku juga akan segera menyusul kalian,” ucap Nancy yakin.

Luhan melotot. “Nancy… Itu masih lama.”

Wanita paruh baya itu menjitak Luhan pelan. “Kau pikir nenek tidak tahu apa yang kau lakukan dengan Hyeon Hyo di belakang!?” Meskipun ia sudah lanjut tapi wanita ini masih terlihat cantik.

“Hyo-ah kemari~” Nancy melambaikan tangannya. Ternyata Nancy telah mengetahui hubungan Luhan dan Hyeon Hyo. Hyeon Hyo segera datang dan membungkuk.

“Ne halmeoni.”

“Kau dan Luhan cucuku. Segeralah menikah dan segera beri nenek cucu. Seperti teman kalian yang cantik ini lho..” Nancy menunjuk Rinrin dan Aegy yang mematung di tempat. Mereka menyaksikan drama perjodohan kembali. Tapi ini berbeda dengan kisah mereka. Hyeon Hyo dan Luhan kan saling mencintai. Mereka sangat beruntung mendapat restu saat itu juga dari sang nenek.

“Hm.. Baiklah, nanti bunganya akan kulempar padamu. Kau harus menangkapnya Hyo saeng.” Rinrin tersenyum senang.

Luhan dan Hyeon Hyo seketika memerah. Sementara itu member EXO dan Ppappiyong fam’s yang ada disana mulai menggoda pasangan ini.

“Kau pasti akan bahagia..” lanjut Aegy. Matanya kemudian menerawang menatap sosok Suho yang samar terlihat sedang berbicara dengan, Yoseob?

~TO BE CONTINUED~

Besok mungkin part terakhir Let’s Get Married ^^

Oke… jangan lupa RCL yah…  Kritik dan sarannya juga ditunggu :3

Please, don’t be a SILENT READER T^T 

38 responses »

  1. wah ngebut nih… #yes

    baca FF ini seperti gado2, dari nangis ada ketawanya…
    Kyuhyun tingginya lebih tinggi dr appanya Rin, gmana Kris?? (tiang listrik?? Iya sekarang liat tiang listrik, inget Kris mulu)
    anak SD?? Pukpuk Yoseob…

    1 part lg, rasanya dah mengharu biru di chap yg ke 9 ini… Ditunggu bgt nih, hwaithing… Hwaithing..

    • iyaaa.. soalnya ntar pas kris birthday ada ff baru lagi mgkn O.o
      gado2 aku suka :3 *plak
      he,em.. makanya itu -_- kris kan kyk tiang listrik~ jiahahaha kau liat tiang listrik inget kris? Amazing😄 *dijitak
      iyaaa.. 1 lagi🙂
      ne.. hwaiting😄
      gomawo ai-chan :*

  2. huaaa amazing langsung ngebutt kekekek
    bener ini campur aduk ekspresi saya pas bacanya😄
    dari yang tadinya mau nangis ga jadi gara2 kelakuan duo magnae😄
    sampe guling2 (?) wkwkwkw
    1 part lagi ayooo semangat thorr !!
    di publish nya jangan lama2 kalo bisa heheheh

    • iyaa ekspres kan :3 kekeke
      aish jinja😄 duo magnae itu mmg sesuatu😛 kekeke
      hati2 jangan gegulingan di lantai ya~ di kamar kai aja *eh??
      iyaa!! semngat!! ^^ makasih hyunmi-sshi ^^
      bsok part selanjutnya ku publish🙂

  3. amazing… Banget… Bnyak sekali hal yg bisa membuat aku ingat sama Kris, tiang listrik td, angry bird, naga, orang yg namanya Kevin(?) , orang yg bsa terbang(emang ada)… Entahlah sepertinya dunia ini hanya dipenuhi seorang Kris…#eaklebay OOT

    Tao takut2 gtu sama Min Rin, lucu, hahahaha #dikeroyokpanda

    • hahahaha~~ benar sekali ya O.o
      orang yg bisa terbang?? superman?? batman? anpanman?? O.o
      iyaaa bener jga sih klo dipikir -_-
      wkwkwk~~ iyaa tao mmg takut sma cwenya😄 *dilempar tongkat wushu

  4. Jjang !! suka banget ceritanya ~(^0^~)(~^0^)~

    baca ngebut(?) dari part 1 sampe 9 ._.

    Kisah K-Rin ama HoAe bener2 mengaduk2(?) perasaan reader🙂

    btw Rinrin namanya mirip banget ama namkorku aku Shin RiRin beda ‘n’ doang *gapenting banget nih komen xD*#slapped

    POKOKNYA ENDNYA BAKALAN AKU TUNGGU THOR ! GAK RELA RINRIN AMA SI UPIL *RE:KYUHYUN* POKOKNYA HARUS AMA KREASSEEEE!!!! #capslock jebol seketika

    and the last aku tunggu loh ff special kris birthdaynya😉

    Hwaiting 9′-‘)9

    • makasih makasih😄
      wahhh ngebut itu berbahaya~ *plak
      chingu ikut teraduk2 (?) oleh kisahnya?? O.o

      wah kbetulan yg bgs itu.. bsa byangin rinrin jdi diri sendiri aja.. lmyn2 nyrempet kan nama chingu😀 hehehe

      oke😄 makasih lagi ya udah ngedukung rinrin sma kris.. tpi kasian jga ya kyunya O.o *dijitak

      sip ^^ hwaiting!!

  5. Ping-balik: >>Let’s Get Married Part 10 : “Finally…”<< ENDING « ★EXOplanet★

  6. Sumpah kakeknya lebih absurd dari apapun….
    Jadi kris sama suho udah pernah jumpa kakek soo man ya?
    Semoga yoseob ama kyuhyun cepat sadar….

  7. Authooor aku baru d sini. salam knal..
    Part 10ny d proteksi y thor..
    TT.. kata sandiny apa thoor??? Aku dh gk sbr bgt nih thor….
    Author jago bgt bkn FFny. Keep writing thor!!🙂🙂🙂

  8. Authooor. Daebak bgt thor FFny.
    Part 10-ny d proteksi y??😦
    kata sandinya apa thoor???
    Gomawo y thooor. Keep writing thor!!🙂🙂

  9. Ririn dan aegy jadi menikah??
    Oh tidak..,
    Andai saja ada yang melarikan mereka dari pernikahan itu, kan seru
    Ahhh semangat buat thor

  10. hallo~ ahh ff nya sangat menarik, bahkan feel nya sangat terasa di hati
    aku reader baru, lagi searching dan ternyata gak sengaja masuk ke blog ini ahhh ff nya sungguh menguras hati dan perasaan suka suka suka makin penasaran dengan ending nya akankah kebahagian menjemput mereka ataukah takdir telah menyiapkan kebahagian lain

  11. Annyeonghaseyo,
    naneun Irha imnida,.aku readers bru,
    jeongmal mianhaeyo eonni klw di part sbulumx aku ng’ ninggalin jejek*coment
    n baru bisa coment di part ini,.mian mian eon,.

    Soalx ffx bkin pnsaran,n pnsaranx pke bnget,,
    aplagi cast utamax,.my lovely Kris,.liat dia sedih di ff ini bwt aku ikutan sedih n smpe nangis,.

    Huuuuuaaaaaaa, . . Eonni your make me cry,T_T

    klw bleh n ngizinin,.aku mnta pwx dong eon,.jebaaalyoo eonni Ririn,.

  12. Campur aduk eh perasaanku bentar nyesek bentar ngakak. Konfliknya makin jadi -,- 1 kata deh buat author, daebak!! Oh ya , part selanjutnya part terakhir ya? Mian ya thor jarang komen😦
    Ya, segini aja deh komennya
    Terus berkarya thor! Hwaiting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s